News

Rutan Tanah Grogot Razia Blok Hunian dan Tes Urine Jelang HBP ke-62

SOROTONLINE.COM – Rutan Kelas II B Tanah Grogot memperketat pengamanan jelang Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 lewat razia gabungan dan tes urine.

Razia gabungan dilakukan dengan menyasar seluruh blok hunian hingga melakukan penggeledahan badan warga binaan, yang berlangsung pada Senin 6 April 2026 mulai pukul 20.00 Wita.

Karutan Tanah Grogot, Yusuf Mukharrom mengatakan razia gabungan adalah agenda rutin yang dilaksanakan menjelang HBP untuk memastikan keamanan lingkungkan rutan.

“Razia gabungan ini tidak hanya disini (Rutan Tanah Grogot), tapi dilakukan serentak seluruh Rutan dan Lapas se-Indonesia,” kata Yusuf Mukharrom.

Dari hasil penggeledahan blok hunian ditemukan sejumlah benda terlarang, diantaranya seperti gunting, alat pemotong kuku, cutter, pisau rakitan, alat pencukur, botol parfum, korek, batrei, dan cermin.

Benda-benda terlarang yang ditemukan itu disita untuk kemudian dilakukan pemusnahan dengan cara dibakar, dipotong, atau dihancurkan agar tidak bisa digunakan kembali.

“Razia gabungan hasilnya petugas gabungan tidak menemukan adanya ponsel maupun narkoba,” ujarnya.

Untuk tes urine dilakukan secara acak sebanyak 230 warga binaan dan termasuk dari petugas rutan sebanyak 14 orang. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan warga binaan dan petugas rutan terbebas dari narkoba.

Tes urine dilakukan secara acak karena keterbatasan alat tes urine dari banyaknya jumlah warga binaan yang mencapai lebih dari 800 orang dengan kondisi over kapasitas dari kapasitas maksimal 160 orang.

“Maunya dites urine semuanya tapi keterbatasan alat, tapi kami juga setiap menerima tahanan baru khususnya kasus narkoba saat masuk itu dites urine juga,” tuturnya.

Hasil dari ratusan sampel tes urine tersebut dinyatakan nihil atau tidak ada yang terdeteksi positif narkoba, baik dari warga binaan maupun petugas rutan.

“Alhamdulillah hasilnya seluruh negatif, untuk hasil tes petugas rutan juga seluruhnya dinyatakan negatif narkoba,” jelas Yusuf.

Selama razia berlangsung seluruh warga binaan nampak cukup kondusif dan berlaku kooperatif saat dilakukan penggeledahan dan tes urine.

Yusuf berharap untuk kedepan pelayanan Rutan Tanah Grogot dapat lebih ditingkatkan karena bersifat pelayanan publik, satu diantaranya yang akan dilakulan adalah perluasan area klinik.

“Masih banyak yang perlu ditingkatkan, seperti klinik itu perlu, karena warga binaan beberapa kali yang masuk juga banyak dalam kondisi sakit,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.