DPRD Paser

Edwin Santoso Apresiasi Wisuda Tahfidz SDTQ Anak Sholih, Dukung Pengembangan Pendidikan Islam

SOROTONLINE.COM – Komitmen terhadap pengembangan pendidikan Islam dan pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Paser mendapat dukungan dari DPRD Paser.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Paser, Edwin Santoso saat menghadiri Wisuda Tahfidz SDTQ Anak Sholih Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Awa Mangkuruku beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Edwin Santoso memberikan apresiasi kepada pihak sekolah, para guru, dan orang tua yang telah berperan aktif membimbing serta mendukung anak-anak dalam menghafal Al-Qur’an.

Menurutnya, keberhasilan para santri menjadi hafidz dan hafidzah merupakan capaian yang membanggakan sekaligus investasi penting bagi masa depan bangsa.

“Wisuda Tahfidz bukan hanya seremoni kelulusan, tetapi juga bukti nyata keberhasilan pendidikan karakter dan keagamaan. Semoga para wisudawan dapat terus menjaga hafalannya serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menilai, pendidikan berbasis Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, berkarakter kuat, dan mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Acara wisuda yang berlangsung sejak pagi hari itu dihadiri jajaran pengurus yayasan, dewan guru, orang tua santri, serta sejumlah tokoh masyarakat. Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai prosesi wisuda yang menjadi momen bersejarah bagi para santri dan keluarga mereka.

Selain prosesi pengukuhan wisudawan dan wisudawati tahfidz, kegiatan juga dimeriahkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penampilan para santri, serta pemberian penghargaan kepada peserta yang menunjukkan prestasi terbaik selama masa pendidikan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDTQ Anak Sholih, Sugeng Rahmat Prasetyo, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap para lulusan dapat terus meningkatkan hafalan Al-Qur’an dan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Semoga para lulusan tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus mengembangkan kemampuan, menjaga hafalan, dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” katanya. (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.