Disporapar Paser Siapkan 4 Destinasi Wisata Unggulan Sambut Porprov Kaltim 2026
SOROTONLINE.COM – Kabupaten Paser tidak hanya menyiapkan diri sebagai tuan rumah ajang olahraga bergengsi, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur tahun 2026, tetapi juga berupaya menghadirkan pengalaman wisata yang berkesan bagi para tamu dan kontingen.
Kabid Pariwisata Disporapar Paser, Khairuddin, menegaskan bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu fokus utama dalam menyambut perhelatan tersebut.
“Kami ingin tamu yang datang ke Paser tidak hanya menyaksikan pertandingan olahraga, tetapi juga menikmati destinasi wisata unggulan daerah,” terang Khairuddin, Rabu (17/6/2026).
Ada empat destinasi yang kini dipersiapkan secara khusus, yakni Desa Wisata Klempang Sari, Gunung Boga, Museum Sadurengas, dan Sultan Hills. Keempat lokasi ini dinilai mampu merepresentasikan kekayaan alam, budaya, dan potensi wisata Paser.
Klempang Sari menjadi sorotan utama karena berhasil masuk tiga besar Desa Wisata terbaik di Kalimantan Timur.
“Harapan kami Klempang Sari bisa meraih juara satu di tingkat provinsi dan mewakili Kaltim ke ajang nasional. Desa ini kami siapkan sebagai ikon wisata Porprov,” tambahnya.
Selain itu, Gunung Boga juga tengah dikembangkan dengan penambahan fasilitas baru berupa spot swafoto atau sky view.
“Pembangunan ini sudah dimulai tahun lalu, dan tahun ini kami lanjutkan agar pengunjung bisa menikmati panorama dari ketinggian,” ungkapnya.
Museum Sadurengas, yang menyimpan sejarah dan budaya Paser, diproyeksikan menjadi destinasi edukatif bagi tamu Porprov.
“Museum ini akan menjadi salah satu tujuan utama, karena mampu memperkenalkan kekayaan lokal kepada pengunjung,” tambah Khairuddin.
Sementara itu, Sultan Hills di Desa Lempesu juga masuk dalam daftar rekomendasi. Lokasi ini sebelumnya pernah menjadi arena paralayang tingkat internasional dan kini diharapkan kembali menarik minat wisatawan.
“Sultan Hills bisa menjadi tambahan destinasi menarik, apalagi sudah dikenal sebagai arena olahraga ekstrem,” ungkapnya.
Khairuddin menekankan bahwa pengembangan wisata dilakukan bertahap sesuai dengan anggaran yang tersedia.
“Setiap tahun kami berusaha menambah fasilitas agar destinasi semakin layak dikunjungi,” katanya.
Ia juga menilai momentum Porprov sebagai kesempatan emas untuk memperkenalkan Paser ke tingkat regional.
“Porprov bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga sarana promosi wisata. Kami ingin Paser dikenal luas sebagai daerah dengan potensi wisata yang beragam,” pungkasnya. (adv)
