News

Taka Turon Festival 2026 Siap Digelar, Usung Sport Tourism dan Ekonomi Kreatif

SOROTONLINE.COM – Taka Turon Festival 2026 siap digelar sebagai salah satu agenda unggulan Pemerintah Kabupaten Paser dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Mengusung tema “Menggerakkan Sport Tourism, Menguatkan Ekonomi Kreatif”, festival yang berlangsung pada 19-20 Juni 2026 tersebut ditargetkan menjadi wadah promosi potensi ekonomi kreatif, budaya dan memperkuat posisi Bumi Daya Taka sebagai destinasi Sport Tourism.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Disporapar Kabupaten Paser, Ita Muetia Nirmala Wati, menjelaskan Taka Turon berasal dari bahasa Paser yang berarti Semangat Kita. Hal ini mencerminkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“TAKA TURON yang berarti SEMANGAT KITA. Mencerminkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, khususnya dalam mendukung pengembangan pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif di Kabupaten Paser,” katanya, Jum’at (19/6/2026).

Seiring semakin meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap berbagai event pariwisata dan hiburan yang diselenggarakan pemerintah daerah, pada penyelenggaraan Taka Turon tahun ini, Disporapar Kabupaten Paser menargetkan jumlah pengunjung festival mampu mencapai sekitar 3.000 orang.

“Target pengunjung selama dua hari pelaksanaan Taka Turon Festival yang berlangsung mulai tanggal 19-20 Juni, yakni sekitar 1.500–3.000 orang,” ujarnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Taka Turon Festival mengusung tema Menggerakkan Sport Tourism, Menguatkan Ekonomi Kreatif. Tema tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis olahraga, sekaligus memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

“Sesuai tujuannya, yaitu meningkatkan kunjungan wisatawan, mempromosikan potensi ekonomi kreatif dan budaya lokal, serta memperkuat posisi Kabupaten Paser sebagai salah satu destinasi sport tourism di Kalimantan Timur,” jelasnya.

Sebagai upaya menghadirkan festival yang lebih tertata, menarik dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung maupun peserta. Ita menyebut bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah perbaikan, berdasakan hasil evaluasi Taka Turo tahun sebelumnya.

“Perbaikan pada tahun ini antara lain peningkatan promosi digital, penataan area kegiatan yang lebih nyaman, penambahan atraksi yang lebih variatif, peningkatan keterlibatan pelaku UMKM, serta penguatan koordinasi antar pihak yang terlibat,” jelasnya.

Lebih dari sekedar ajang hiburan, sarana promosi budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif daerah. Taka Turon Festival 2026 juga diharapkan pemerintah daerah dapat menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap potensi lokal, sekaligus mendorong peningkatan citra Kabupaten Paser sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur. (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.