News

Sambut Kontingen Porprov ke-8, Disporapar Paser Siapkan Penginapan dan Tempat Nongkrong

SOROTONLINE.COM – Menjelang penyelenggaraan perhelatan olahraga akbar multi event yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-8, Kabupaten Paser sebagai tuan rumah yakin dan optimis bisa sukses menggelar pesta olahraga tersebut.

Optimisme itu dilakukan dengan berupaya membangun sejumlah venue yang tengah berjalan, sekaligus persiapan kontingen agar juga bisa sukses prestasi.

Oleh karena itu, Paser ingin memberikan pelayanan terbaik kepada kontingen 9 kabupaten/kota se-Kaltim yang bakal datang, dengan menyediakan tempat penginapan kontingen agar tidak kesusahan mencari tempat peristirahatan selama Porprov bergulir.

Kepala Bidang Kepariwisataan Disporapar Paser, Khairuddin, mengatakan bahwa melalui bidangnya, agar pelayanan bisa berjalan lancar maka pihaknya melakukan pendataan-pendataan secara maksimal untuk hospitality para tamu luar daerah yang bakal datang nantinya.

“Dari bidang pariwisata ini, untuk mendukung kita sudah melakukan pendataan-pendataan terkait akomodasi, tempat nginap, kemudian rumah makan yang ada. Dan kami juga akan melakukan pendataan terhadap tempat-tempat nongkrong,” ujar Khairuddin.

Untuk saat ini sesuai yang terdata ada sebanyak 45 tempat termasuk hotel, guest house dan penginapan dengan kapasitas sekitat 680 kamar.

Mengingat nantinya bakal didatangi ribuan orang di Paser, maka Disporapar mensiasati masalah kekurangan kamar dengan mendata rumah-rumah warga yang kosong.

“Rumah-rumah warga yang kosong, kemudian kita melibatkan warga untuk membuat home stay. Jadi itu salah satu teknik kita untuk bisa memenuhi kebutuhan untuk akomodasi,” terangnya.

Khairuddin menjelaskan, rumah warga yang kosong di Kecamatan Tanah Grogot akan lebih dulu didata dan dipersiapkan agar tidak diisi oleh orang lain menjelang hari H pelaksanaan Porprov.

“Nanti kita akan melakukan survei. Sementara ini kita masih melakukan pendataan, selanjutnya kita akan melakukan survei kelayakan tempat tersebut. Jadi memang terpusatnya di Tanah Grogot,” jelas pria yang akrab disapa Khey itu.

Agar pendataan bisa lancar, maka Ia meminta Camat Tanah Grogot memberikan arahan kepada kelurahaan dan Kepala Desa yang ada.

“Camat Tanah Grogot kita minta untuk melakukan pendataan akomodasi, pendataan rumah-rumah yang belum terhuni. Karena Camat yang bisa menggerakkan para Lurah dan Kades,” ujarnya.

Disporapar Paser hanya melakukan pendataan rumah-rumah warga yang kosong tersebut, dan bagi tamu atau kontingen dari daerah lain tinggal menuju lokasi penginapan atau rumah yang kosong dengan membayar cost yang mereka tempati kepada pemilik tempat. (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.