Disporapar Paser Upayakan Penuhi Peralatan Latih Tanding Cabor Persiapan Porprov
SOROTONLINE.COM – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII tidak terasa 99 hari lagi akan terselenggara dan bakal resmi dibuka pada 14 November 2026, di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser.
Meski hingga kini belum adanya kepastian jumlah cabor dan nomor yang dipertandingkan, namun seluruh atlet dari berbagai cabor khususnya dari Paser sebagai tuam rumah, tengah fokus mempersiapkan diri untuk mematangkan segalanya.
Hanya saja dalam program latihan banyak masih yang mengeluhkan terkait peralatan latih tanding yang tidak memadai untuk digunakan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Abdi Permana, mengatakan masalah ini terkait dengan persoalan anggaran yang ada, sehingga perlu perencanaan yang matang.
“Teman-teman cabor itu sudah mencoba untuk memasukkan semua item peralatan tanding mereka. Tapi tentunya kami juga harus memilah dan memilih, kemudian juga mengusahakan, mengupayakan peralatan itu tersedia di pasaran. Itu akan dimasukkan di dalam perencanaan penganggaran,” kata Abdi.
Ia menjelaskan proses dalam membeli suatu peralatan tersebut tidak semudah membeli sesuatu di warung, sebab perlu adanya prosedur yang harus dilalui beserta proses administrasi lainnya.
Apalagi tidak sedikit peralatan yang dibeli, dan itu bervariatif dari setiap masing-masing cabor. Bahkan harganya dari puluhan ribu hingga ratusan juta.
“Pemerintah itu kan ada aturan, ada prosedur, regulasi yang harus dilalui. Di mulai dari perencanaan yang baik. Kita juga harus punya SSH atau standar satuan harga, ya itu salah satu kesulitan buat kita. Waktunya mepet, item belanjanya, item alatnya yang harus diadakan juga tidak sedikit. Satu cabor saja itu bisa sampai 10, 20, bahkan 50 item,” jelasnya.
Kemudian, Abdi menyebut ada beberapa cabor yang mungkin peralatan latih tandingnya tidak terpenuhi semua, karena cabor-cabor tersebut memang pembinaannya sudah berjalan beberapa tahun lalu.
“Mungkin akhirnya nanti tidak semua bisa terpenuhi khususnya mungkin kaitannya dengan cabor yang familiar seperti sepak bola, bulutangkis, dan lainnya yang memang itu sebenarnya sudah sebelum momentum Porprov ini aktif,” sebut Abdi.
Tetapi, untuk cabor yang baru berdiri setelah Paser ditunjuk sebagai tuan rumah Porprov, Abdi menegaskan bahwa Disporapar bakal berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan agar persiapan Bumi Daya Taka semakin mantap.
“Tapi beberapa cabor memang banyak yang baru berdiri, kita juga upayakan pasti. Tetapi, mungkin tidak akhirnya tidak semua bisa ter-cover. Nah, tapi biar bagaimanapun kami di Disporapar berupaya maksimal lah,” ujarnya.
Terlepas sambil menunggu peralatan latih tanding yang berproses, Abdi berharap kepada atlet dari semua cabor untuk tetap menjalankan program latihan dan tidak berputus asa.
Meski telat, memang peralatan tersebut diperuntukkan sebagai program pembinaan atlet jangka panjang ke depannya, walaupun pelaksanaan Porprov selesai bergulir.
“Karena komitmen pemerintah tadi ke depannya, tahun-tahun selanjutnya dengan venue kita sudah lebih baik, peralatan juga pelan-pelan kita benahi, peralatan kita lengkapi, harusnya teman-teman bisa lebih aktif untuk berlatih,” katanya menambahkan. (adv)
