News

Paser Siapkan Layanan Transportasi hingga Kesehatan untuk Sukseskan Porprov VIII Kaltim

SOROTONLINE.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur mematangkan berbagai layanan pendukung untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pesta olahraga tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Ketua PB Porprov VIII Kaltim, Fahmi Fadli, mengatakan terdapat lima aspek utama yang menjadi perhatian panitia, yakni akomodasi, konsumsi, transportasi, layanan kesehatan, serta kesiapan venue pertandingan.

Dari sisi transportasi, PB Porprov menyiapkan 50 unit kendaraan dinas desa beserta pengemudi untuk mendukung mobilitas perangkat pertandingan, khususnya layanan antar-jemput antara hotel dan venue masing-masing cabang olahraga (cabor).

“Sebanyak 50 unit kendaraan dinas desa lengkap dengan pengemudi, akan disiapkan untuk melayani antar-jemput antara hotel dan venue pertandingan,” kata Fahmi dalam Rapat Chef de Mission (CDM) di Ballroom Lou Bepekat, Jumat (9/10/2026).

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan akomodasi perangkat pertandingan dan panitia dari luar daerah, PB Porprov telah menyiapkan kamar di Hotel Kyriad Sadurengas. Apabila kapasitasnya tidak mencukupi, rumah penduduk akan diupayakan sebagai alternatif tempat menginap.

“Selain itu, kami telah menyiapkan 20 kamar VIP di Hotel Kyriad Sadurengas untuk Gubernur dan anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Timur, serta Bupati dan Wali Kota,” ujarnya.

Pada aspek konsumsi, panitia menyiapkan pelayanan bagi perangkat pertandingan, panitia, tim media, dan petugas keamanan yang menjadi tanggung jawab PB Porprov, termasuk selama upacara pembukaan dan penutupan. Adapun kontingen kabupaten dan kota dapat memenuhi kebutuhan konsumsi secara mandiri dengan memanfaatkan jasa pengusaha katering lokal, dengan menghubungi nomor penyedia katering yang telah disediakan Panitia.

“Bagi yang memerlukan, dipersilakan untuk menghubungi langsung masing-masing pengusaha catering itu,” ucapnya.

Di bidang kesehatan, PB Porprov telah memetakan kebutuhan tenaga medis dan ambulans untuk setiap cabor. Penempatan tenaga kesehatan akan disesuaikan dengan tingkat risiko cedera dan kebutuhan pertandingan, mengingat jumlah dokter dan tenaga kesehatan yang tersedia terbatas.

“Cabor dengan tingkat kerawanan cedera atlet yang tinggi dipastikan dokter dan perawat tersedia setiap saat. Adapun Cabor dengan risiko rendah hanya di dampingi perawat,” jelasnya.

Selain layanan pendukung, kesiapan venue juga menjadi perhatian PB Porprov. Fahmi memastikan pemeriksaan kondisi arena pertandingan dan fasilitas penunjang akan dilakukan sebelum dan selama kegiatan berlangsung untuk memastikan kelancaran jalannya kompetisi. (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.