Bhayangkari Paser Laksanakan Pelatihan Sulam Tumpar

SOROT – Pengurus Cabang Bhayangkari Paser melaksanakan pelatihan Sulam Tumpar, Selasa (17/1/17), di Polres Paser, Kaltim.

Para ibu-ibu yang berjumlah puluhan orang itu terlihat sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Jarum, kain dan benang itulah sebagai bahan dan alat yang ada di tangannya untuk melakukan penyulaman.

Menurut Ketua Cabang Bhayangkari Paser Rina Sri Utami, pelatihan Sulam Tumpar tersebut merupakan program kerja tahun 2017, sekaligus dilakukan penilaian, bagi yang memiliki nilai baik atau hasilnya sempurna akan diberikan hadiah.

“Makanya sekarang dilakukan pelatihan, dan waktu pelatihan hanya hari ini, tapi karena ini cukup sulit dan rumit maka bisa dilanjutkan di rumah dan penilaiannya dilakukan pada saat pertemuan berikutnya,” katanya.

Untuk Motif kata Rina, itu tergantung selera penyulam masing-masing, sedangkan waktu menyelesaikan satu motif sulaman membutuhkan 3 hari. Dan tingkat kesulitannya pada saat memasukkan benang ke jarum.

“Yang susah pada saat memasukkan benang ke jarum karena harus pakai jarum kecil, kalau pakai jarum berukuran besar itu nggak bagus karena bisa merusak serat kain yang kita sulam,” katanya.

Ditanya soal harga sulaman, Rina belum bisa memberi label harga, hanya saja Ia sempat menunjukkan satu karya sulaman yang pernah dibelinya dengan harga Rp 700 ribu.

“Karya-karya ini nggak untuk dijual dulu, jadi belum bisa dikasi harga, paling tidak kegiatan seperti ini melatih para ibu-ibu bhayangkari untuk lebih terampil, setelah itu kedepannya belah kalau keterampilan yang dimiliki mau dijadikan sebuah usaha,” terangnya.

Kegiatan pelatihan Sulam Tumpar tersebut juga disaksikan oleh Kapolres Paser AKBP Hendra Kurniawan, satu persatu para penyulam diamati oleh Kapolres sambil memberi semangat agar terus berkarya. (rsd)

admin1:

This website uses cookies.