Pemkab Paser Evaluasi Hotel Kyriad Sadurangas

SOROT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melakukan evaluasi menyeluruh, terhadap hubungan kerja sama dengan PT Kyriad Hotel Indonesia (KHI) yang berlangsung sejak 2016 lalu.

Langkah serius dalam evaluasi ini ditunjukkan dengan mengundang manajemen PT KHI, dalam rapat evaluasi yang berlangsung di ruang rapat Sekda Paser, Jumat, (3/8/18), di Tanah Grogot.

Rapat yang dipimpin Sekda AS Fathur Rahman ini dihadiri dua orang dari pihak PT KHI, yakni Prasetyo Wasono dari PT KHI dan Ale Mahrus dari Kyriad Sadurangas Hotel.

Dalam rapat Sekda mengatakan, pertemuan tersebut, merupakan langkah Pemkab Paser untuk mengetahui progres kerja sama setelah dua tahun berjalan.

“Pertemuan antara Pemkab dengan Kyriad Sadurangas Hotel selama ini sering dilaksanakan dalam skala yang lebih kecil,” kata Fathur Rahman.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, perwakilan instansi pemerintah secara bergiliran menyampaikan beberapa masukan dan pertanyaan terkait keberadaan, pelayanan dan operasional serta pajak hotel yang terletak di kilometer 4 tersebut.

Terhadap pertanyaan para pejabat Pemkab itu, Ale Mahrus dan Prasetyo Wasono secara bergantian memberikan penjelasan.

Menurut Ale Mahrus, terhadap beberapa kritik yang merupakan masukan dari sebagian kalangan masyarakat, ia mempersilakan pihak Pemkab untuk melakukan peninjauan dan evaluasi secara langsung.

Melakukan penilaian kata dia, merupakan hak semua orang, sedangkan pihak hotel hanya berusaha semaksimal mungkin bisa menjalankan usaha, sambil berupaya memberikan kontribusi bagi Pemerintah Kabupaten Paser.

Sebelum menutup rapat, Sekda menyampaikan bahwa hasil rapat akan dibawa ke Bupati Paser sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan kebijakan selanjutnya.

Untuk diketahui, sejumlah pejabat dan pimpinan instansi yang hadir seperti Asisten Ekonomi Karoding P, Kepala BPKAD Abdul Kadir M, Kepala Bagian Bina Ekonomi III Setda Chandra Irwanadhi.

Juga hadir dua pejabat eselon III dari Badan Pendapatan Daerah, yakni Kabid Perencanaan dan Pengendalian Wagimin dan Kabid Perhitungan, Penagihan dan Keberatan Berty Kindangen.

Disusul Kasubbid Pertanian dan Perikanan Bappeda Siti Nurjanah bersama Kasubbid Pengembangan Dunia Usaha dan Transmigrasi Bappeda Asnan Latif, Kasubbid Pemanfaatan Aset BPKAD Marjan.

Termasuk dihadiri, Kasubbag Produk Hukum Daerah Kusnedi, Kasubbag Humas dan Kerja Sama Abdul Kadir, Kasubbag Penanaman Modal dan Perizinan Salman dan Kasubbag Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Muhammad Ramli. (*/rsd)

admin1:

This website uses cookies.