Terbatas Alat VTM, Paser Kirim Sweb Dari 4 PDP Sisa Menyusul

SOROT – Pengiriman sweb dari 4 pasien dalam pengawasan (PDP) yang menjalani isolasi di RSUD Panglima Sebaya Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan, rencananya akan dikirim pada Sabtu (4/4/2020).

“Pagi ini akan dikirim sampel swab dari 4 PDP yang ada, ke BBLK (Balai Besar Laboratorium Kesehatan – red) Surabaya,” kata Amir Faisol, juru bicara gugus tugas covid-19 Kabupaten Paser, Sabtu (4/4/2020).

Sedangkan Sweb dari PDP lainnya akan dikirim menyusul ke BBLK Surabaya, lantaran keterbatasan alat Virus Transport Media (VTM) yang dimiliki.

“Sisanya baru besok pagi, karena keterbatasan alat VTM yg ada,” kata Amir Faisol, yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Paser.

Selain itu Amir juga menjelaskan terkait alat tes cepat atau (rapid test), yang diakui sudah difungsikan penggunaannya oleh beberapa puskesmas di Paser.

“Untuk rapid test, dalam beberapa hari kemarin telah dilakukan di beberapa puskesmas terhadap ODP (orang dalam pemantauan – red) yang ada, khususnya ODP cluster Gowa,” jelasnya.

“Namun hasilnya baru bisa dipublikasikan setelah pemeriksaan rapid test tahap 2 minimal 1 Minggu dari sekarang,” terangnya.

Kemudian untuk kegiatan gugus tugas yang lain kata dia, sedang dilakukan persiapan isolasi terhadap para ODP, termasuk petugas kesehatan sebagai garda terdepan penanganan COVID-19.

“Dilakukan persiapan isolasi para ODP termasuk isolasi untuk petugas kesehatan yang bekerja di ruang isolasi RSUD Panglima Sebaya,” ucapnya.

Begitu juga persiapan lain kata Amir, gugus tugas juga melakukan pengukuran suhu tubuh di tiga pintu masuk wilayah kabupaten Paser, serta penyemprotan desinfektan di beberapa wilayah di Kabupaten Paser. (adv/kfp)

admin1:

This website uses cookies.