Mahasiswa Paser Demo Tolak RUU KUHP, Pembatalan UU KPK dan Kecam Tindakan Represif

737

SOROT – Sekitar 600 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Paser (AMP) demo di depan Kantor DPRD Kabupaten Paser, Jalan Gajah Mada, Tanah Grogot, Kalimantan Timur, Jumat (27/9/19).

Dalam orasi yang disampaikan, mereka menolak RUU KUHP dan menuntut pembatalan UU KPK, serta mengecam tindakan represif yang mengakibatkan dua orang mahasiswa meninggal dunia.

“Pertama Undang undang KPK yang tidak sesuai independensi KPK, yang kedua mengenai revisi KUHP yang tidak sesuai dengan demokrasi Indonesia,” kata Aris Wahono Kurniawan, sebagai Koordinator.

“Yang ketiga adalah menyampaikan aspirasi tentang solidaritas mahasiswa di Paser untuk teman-teman mahasiswa di luar yang mendapatkan tindakan represif,” sambung Aris yang juga mahasiswa Widya Praja Tanah Grogot.

Aris Wahono Kurniawan berharap, agar anggota dewan bisa menyepakati untuk mengkaji kembali revisi UU tersebut, dan menolak yang tidak sesuai dengan independensi KPK.

Tak memakan waktu lama dalam berorasi, sejumlah wakil rakyat bersama Dandim 0904/TNG Letkol Czi Widya Wijanarko dan Kapolres Paser AKBP Roy Setya Putra keluar dari gedung menuju halaman menghampiri para mahasiswa.

Dalam pertemuan itu, anggota dewan Paser berjanji akan menyampaikan kepada DPR dan Pemerintah Pusat, terkait tuntutan mahasiswa tersebut.

“Ada tiga tuntutan mahasiswa, yaitu terkait dengan penolakan revisi Undang undang KPK, pemolakan RUU KUHP, dan tindakan represif terhadap mahasiswa,” kata Hendra Wahyudi Ketua DPRD Paser.

Hendra berjanji akan mengawal dan menyampaikan tuntutan atau aspirasi mahasiswa aliansi Paser, namun ia juga menjelaskan bahwa DPRD Paser tidak memiliki wewenang untuk merubah atau merevisi UU tersebut.

Sedangkan terkait tindakan represif, sebagai anggota DPRD ia memohon kepada aparat hukum, kiranya dalam melakukan tindakan lebih kepada pendekatan kekeluargaan, bijaksana, negosiasi maupun mediasi.

Pantauan di lokasi, suasana unjukrasa berjalan kondusif, bahkan sebelum melakukan orasi, para mahasiswa yang datang terlebih dahulu menunaikan sholat Ashar berjamaah di halaman DPRD Paser.

Sementara pada saat demo berakhir, sebelum membubarkan diri, para mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Tanah Grogot, melakukan foto bareng dengan anggota dewan maupun pihak keamanan.

Meski begitu, pihak keamanan dari Polres Paser, Kodim 0904/TNG dan Satpol PP Paser, terus melakukan penjagaan disejumlah titik di areal DPRD Paser dari awal hingga akhir unjukrasa. (rsd)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.