News

Menenun Kemandirian dari Desa: Asa di Balik Dinding KDKMP Paser


​SOROTONLINE.COM – Di bawah terik matahari Kabupaten Paser, deru mesin dan ketukan palu menjadi irama baru yang menjanjikan perubahan. Bukan sekadar proyek fisik, pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) kini tengah dikebut untuk menjadi urat nadi ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

Hingga saat ini, napas pembangunan tersebut telah mencapai angka 45 persen. Dari target 139 desa dan lima kelurahan, sebanyak 65 titik telah menampakkan wujudnya.

​Langkah nyata kemajuan ini tercermin di Desa Senaken (Tanah Grogot) dan DesaKeluang Paser Jaya (Kuaro). Di dua titik ini, bangunan KDKMP telah berdiri kokoh 100 persen, siap menjadi pionir bagi desa-desa lainnya.

Tak jauh di belakang, Desa Kerta Bumi dan Desa Sangkuriman sedang melakukan penyelesaian akhir dengan progres 95 persen.

“Target bulan ini sudah selesai 100 persen,” tegas Dandim 0904/Psr, Letkol Inf Rommy Aditya Nanda, dengan nada optimis, Kamis (26/3/2026).

​Optimisme ini bukan tanpa alasan. Letkol Rommy memprediksi bahwa pada akhir April 2026, akan ada ledakan penyelesaian proyek, di mana sekitar 20 hingga 30 titik dipastikan rampung sepenuhnya.

​Membangun di Kabupaten Paser bukan tanpa tantangan. Karakteristik lahan yang beragam mulai dari pesisir hingga rawa menuntut ketelitian ekstra. Pemerintah Pusat telah mematok standar ketat: lahan seluas 20 x 30 meter dan populasi penduduk di atas 500 jiwa.

Namun, bagaimana dengan wilayah yang tak memenuhi kriteria tersebut? Kodim 0904/Psr tidak tinggal diam. Tercatat ada:
• ​19 titik dengan penduduk di bawah 500 jiwa.
• ​13 titik di wilayah rawa dan pesisir yang masih menunggu desain khusus.
• ​12 titik yang membutuhkan proses land clearing (pemangkasan dan penimbunan) agar layak bangun.

Untuk lahan yang terkendala status aset, pihak Kodim tengah bergerilya melakukan koordinasi dengan BUMN di bawah naungan Danatara, termasuk PTPN dan PLN, serta menjalin komunikasi intens terkait penggunaan lahan adat masyarakat.

Pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, semangat pembangunan ini dipastikan tidak akan kendor. Kodim 0904/Psr berencana mengusulkan 10 titik baru yang telah memenuhi syarat.

“Tambah 10 berarti nanti (progres) menjadi 50 persen,” tambah Rommy.

Kegigihan ini membuahkan hasil manis di tingkat provinsi. Saat ini, Kabupaten Paser dengan bangga menduduki urutan ketiga dalam progres pembangunan KDKMP se-Kalimantan Timur, membayangi Kutai Timur dan Kutai Kartanegara.

KDKMP bukan sekadar bangunan beton; ia adalah simbol kemandirian ekonomi yang sedang dijemput oleh warga Paser. Di balik angka-angka persentase tersebut, ada harapan besar bahwa setelah pintu-pintu koperasi ini dibuka, kesejahteraan masyarakat akan mengalir lebih deras dari sebelumnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.