Disporapar Paser Siapkan 1 Miliar Untuk Penyelenggaraan Peparprov Kaltim V/2026
SOROTONLINE.COM – Kabupaten Paser akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Kaltim ke-5 Tahun 2026, yang bakal bergulir selama 4 hari yakni dari 27-30 November 2026 di Kecamatan Tanah Grogot.
Penyelenggaraan olahraga khusus penyandang disabilitas ini disambung setelah Paser menggelar perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-8 yang dilaksanakan dari 14-27 November.
Kabid Olahraga Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Abdhy Fermana, mengatakan penetapan Paser sebagai tuan rumah telah mendapat keputusan Gubernur Kaltim dan ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama Dispora Kaltim dan NPCI Kaltim.
“Paser yang juga menjadi tuan rumah Porprov akan menjadi tuan rumah Peparprov kelima tahun 2026. Setelah SK Gubernur terbit, teman-teman NPCI Kaltim langsung berkoordinasi dengan kami untuk membahas persiapan pelaksanaannya,” ujar Abdhy.
Untuk penyelenggaraan Peparprov, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp3 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp1,5 miliar ditanggung Dispora Kaltim, Rp1 miliar oleh Pemerintah Kabupaten Paser, dan Rp500 juta dari NPCI Kaltim melalui dana hibah.
Abdhy menjelaskan, anggaran yang menjadi tanggung jawab Kabupaten Paser akan digunakan untuk mendukung kebutuhan akomodasi, konsumsi, dan layanan kesehatan peserta.
“Pembagian anggaran tersebut sudah dituangkan dalam berita acara. Kami berharap melalui anggaran perubahan, kebutuhan pembiayaan yang menjadi tanggung jawab Kabupaten Paser bisa dialokasikan,” katanya.
Peparprov Kaltim V/2026 diperkirakan diikuti 1.066 orang, termasuk atlet, ofisial, pendamping, perangkat pertandingan, dan panitia. Sementara itu, kontingen Kabupaten Paser diperkirakan berjumlah 132 orang.
Menurut Abdhy, pendampingan menjadi bagian penting dalam pertandingan olahraga disabilitas karena kebutuhan setiap atlet berbeda-beda.
“Pendampingan atlet disabilitas ini perlu diperhatikan. Ada yang menggunakan rasio tiga atlet didampingi satu orang, tetapi ada juga atlet yang membutuhkan satu pendamping untuk satu atlet,” jelasnya Abdhy.
Peparprov kali ini akan mempertandingkan sembilan cabang olahraga, yakni para angkat berat, para atletik, para bulutangkis, para catur, para menembak, para panahan, para renang, para tenis meja, dan boccia.
Abdhy optimistis pelaksanaan pertandingan dapat berjalan baik karena sejumlah venue sudah tersedia dan dapat dimanfaatkan setelah Porprov Kaltim.
“Venue untuk cabang olahraga seperti angkat berat, atletik, bulutangkis, catur, menembak, panahan, renang, dan tenis meja sudah tersedia di Paser. Karena itu, dari sisi sarana pertandingan, kami optimistis pelaksanaan Peparprov dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan Peparprov, Paser diharapkan tidak hanya mampu menyukseskan agenda olahraga tingkat provinsi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada atlet penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi. (adv)
