Pencegahan dan Penanganan COVID-19 di Paser, Brigjen TNI (PURN) Nanang Heryanto: Kekompakan Sudah Bagus

145

SOROT – Brigjen TNI (PURN) Nanang Heryanto, Lo BNPB, Satuan Tugas (Satgas) Gugus Percepatan Penanganan COVID-19, wilayah Provinsi Kalimantan Timur mengatakan, pencegahan dan penanganan COVID-19 di Kabupaten Paser sudah dilakukan secara kompak dan terintegrasi.

“Setelah saya meninjau Kabupaten Paser, disini saya rasa kekompakan sudah bagus terintegrasi, apa berbuat apa, sudah paham,” kata Nanang Heryanto dalam konferensi pers, Selasa (16/6/2020) di Tanah Grogot, Kalimantan Timur.

Dalam bekerja kata Nanang tentu ada target, termasuk dalam pencegahan dan penanganan COVID-19 di Kabupaten Paser, yang targetnya bisa jadi zona hijau atau tidak terdampak seperti halnya beberapa daerah di Indonesia.

“Kitakan bekerja ada target tentunya, targetnya nanti adalah, kita berharap jadi zona hijau atau tidak berdampak. Karena sudah ada beberapa daerah bahkan ada provinsi zona hijau, zona yang tidak berdampak. Dari yang dirawat sudah zero,” katanya.

“Insya Allah apa yang dilakukan kawan-kawan yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Paser ini bisa terlaksana,” tambahnya.

Selain kompak dan terintegrasi dalam pencegahan dan penanganan COVID-19 juga ditekankan masing-masing bertanggung jawab dalam rangka misi kemanusiaan, termasuk dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Kita sebagai pengayom masyarakat, saya meminta pada teman-teman menginformasikan yang obyektif sehingga tidak membuat takut masyarakat,” ujarnya.

Sekarang ini kata dia, banyak orang yang resah karena terlalu lama dibatasi gerak, ditambah lagi arus informasi yang masuk ke masyarakat lebih banyak yang tidak bertanggung jawab, yang tidak mengerti masalah COVID-19.

“Teman-teman yang ada disini bantu informasi yang nyaman, gunakanlah bahasa yang sederhana, bahasa yang mudah difahami, sehingga tidak membuat panik,” terangnya.

Didampingi Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Paser Amir Faisol, lebih lanjut Nanang mengatakan, selama tidak bersinergi dalam pencegahan dan penanganan COVID-19, maka tugas yang dilakukan tidak akan pernah tercapai ke zona hijau.

Ia juga mengingatkan, meski pemerintah membijaksanai adanya new normal. Namun New normal tidak begitu saja berjalan, kalau di daerah masih banyak yang terjangkit, jangan ikut new normal. (adv/kfp)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.