Seorang Warga Kecamatan Tanah Grogot Positif COVID-19

110

SOROT – Diduga kontak dengan PSR 23, seorang perempuan berusia 40 tahun warga Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil swab.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Paser, Amir Faisol mengatakan, Gugus Tugas menerima hasil swab sebanyak 111 hasil swab, satu diantaranya positif COVID-19 dan diberi kode PSR 30.

Tadi malam dan pagi ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Paser, kembali menerima 111 hasil pemeriksaan swab yang telah kita kirim ke Samarinda, satu terkonfirmasi positif COVID-19, kata Amir, Jumat (3/7/2020) di Tanah Grogot.

PSR 30 kata Amir, merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan tidak memiliki keluhan maupun gejala, maka sejak, Kamis (2/7) PSR 30 telah diisolasi di Rumah Isolasi Eks RSUD Panglima Sebaya Tanah Grogot.

“Jadi PSR 30 bukan di RSUD Panglima Sebaya, ini juga sekaligus mengklarifikasi yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kalimantan Timur, sebagaimana yang kita baca dirilis tadi malam PSR 30 diisolasi di RSUD Panglima Sebaya,” ujarnya.

Sementara terkait banyaknya jumlah hasil swab yang diterima, hal itu berdasarkan tracking dilakukan sebelumnya, yang diduga kontak erat dengan pasien COVID-19 khususnya dengan PSR 23 dan PSR 29.

“Seperti kita ketahui Kabupaten Paser mendapat konfirmasi positif COVID-19 khususnya PSR 23 dan juga PSR 29 sehingga banyak upaya tracking yang harus kita lakukan,” ucapnya.

“Makanya itu Gugus Tugas kemarin begitu terkonfirmasi khususnya PSR 23 dan 29 melakukan berbagai upaya, salah satunya melakukan pemeriksaan swab dan rapid kepada beberapa orang yang diduga ada kontak dengan PSR 23 dan PSR 29,” tambahnya.

Dikatakan, jumlah pemeriksaan swab yang dikirim ke Samarinda saat itu sekitar 200, swab tersebut berasal dari tenaga kesehatan yang ada di RSUD Panglima Sebaya, masyarakat, dan beberapa teman pedagang PSR 23.

“Mengingat hari-hari ini laboratorium di Samarinda menerima juga sampel swab se Kalimantan Timur tentunya ini memerlukan waktu,” terangnya. (adv/kfp)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.