Tasya Siswi MAN 1 Paser Raih Perunggu di Ajang Language Competition Tingkat Nasional

1097

SOROTONLINE.COM – Lewat ajang Language Competition (LC) tahun 2022, Tasya Ananta Syah Putri salah satu siswi perwakilan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Paser berhasil meraih medali perunggu.

Pada event berskala Nasional yang diadakan oleh Student Training Center Indonesia (STCI) itu, Tasya mengikuti Olimpiade 2 bidang bahasa, yakni bahasa Indonesia dan bahasa inggris.

“Event yang mengusung tema “Grab Your Future and Make It Come True” ini dilaksanakan secara online terdiri dari Olimpiade Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dan pesertanya mulai SD, SMP hingga SMA sederajat,” kata Tasya, Rabu (29/06/2022).

Berdasarkan hasil pengumuman panitia pada tanggal 22 Juni 2022, siswi yang duduk di kelas XI IPS 3 itu memperoleh medali perunggu di bidang bahasa Indonesia dan bahasa Inggris tingkat SMA/MA/SMK dikancah nasional.

“Ketika mendapatkan medali perunggu, perasaan saya senang, bangga, dan haru karena ada nama saya terpampang dalam lembar pengumuman juara,” ucap Tasya.

Ia sebelumnya tak menyangka ada namanya tertulis dilembar penggunaan juara, mengingat ada ratusan peserta dan itu tersebar dari penjuru tanah air. Tentu mereka merupakan siswa-siswi terbaik dari sekolah masing-masing.

“Prestasi yang saya peroleh Ini semua tidak lepas dari do’a dan dukungan orang tua saya, guru pembimbing dan teman-teman MAN 1 Paser, ” ujar Tasya.

Sementara itu Doni Handriansyah, ayah Tasya mengungkapkan rasa syukur dan kebanggannya atas prestasi putrinya. Ini semua berkat guru MAN 1 Paser yang dengan kasih sayang, sabar, ikhlas dalam membimbing dan mendidik.

“Alhamdulillah, walaupun ditengah pandemi covid-19 siswa dan siswi MAN 1 Paser mampu mencetak prestasi dan bersaing dengan pelajar dikabupaten/kota lainnya,” kata Doni yang sehari-hari bertugas sebagai Kepala Rutan Tanah Grogot.

Doni berharap, dengan pendidikan dan pembelajaran di MAN 1 Paser, para siswa tidak hanya menjadi pribadi yang berprestasi di bidang akademik tetapi juga menjadi pribadi yang berakhlak.

“Sehingga anak anak kami mempunyai bekal dan kelak bermanfaat bagi agamanya, bangsanya, negaranya, keluarganya dan lingkungannya dimana pun berada,” terangnya. (rsd)

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.