News

Taka Turon Festival 2026 Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif dan Sport Tourism Paser

SOROTONLINE.COM – Taka Turon Festival 2026 tidak sekadar menjadi ajang hiburan dan olahraga bagi masyarakat. Festival tahunan ini juga diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Paser.

Kegiatan yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas seni budaya, hingga berbagai cabang olahraga tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Plt Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Syarif Rakhmadani, mengatakan Taka Turon berasal dari bahasa Paser yang berarti “Semangat Kita”. Nama tersebut menggambarkan semangat kebersamaan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Taka Turon Ini adalah simbol semangat kebersamaan seluruh masyarakat untuk bergerak bersama mendukung pembangunan daerah melalui olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif,” ucapnya saat membacakan sambutan Bupati Paser pada pembukaan Taka Turon Festival 2026, Sabtu (20/6/2026).

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut karena dinilai mampu memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.

Ia menjelaskan, kondisi ekonomi Kabupaten Paser yang sempat mengalami perlambatan mulai menunjukkan tren positif. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi daerah tercatat sebesar 3,61 persen dan meningkat menjadi 3,65 persen pada triwulan pertama 2026.

Di sisi lain, struktur ekonomi Kabupaten Paser masih didominasi sektor pertambangan dan penggalian dengan kontribusi mencapai 54,89 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada 2025. Namun, kontribusi sektor tersebut terus mengalami penurunan sejak 2022 seiring berkembangnya sektor-sektor lain.

Pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan pemerintah dinilai menjadi salah satu faktor pendorong tumbuhnya sektor industri pengolahan, perdagangan, serta berbagai sektor ekonomi lainnya.

Melalui momentum Taka Turon Festival, Pemkab Paser berharap sektor ekonomi kreatif dan UMKM dapat berkembang lebih pesat serta menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah.

“Saya yakin Festival Taka Turon ini akan menjadi salah satu motor penggerak pendongkrak ekonomi kita melalui ekonomi kreatif dan pelaku UMKM,” harapnya.

Syarif menambahkan, festival yang telah masuk dalam agenda tahunan daerah itu perlu terus dikembangkan dengan berbagai inovasi dan kreativitas baru agar semakin menarik minat masyarakat maupun wisatawan.

Selain menjadi sarana hiburan, festival ini juga dirancang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Paser, memperkuat promosi produk ekonomi kreatif lokal, membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku UMKM, serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

Mengusung tema “Menggerakkan Sport, Menguatkan Ekonomi Kreatif”, Taka Turon Festival 2026 juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Paser dalam memperkuat posisi daerah sebagai destinasi wisata olahraga di Kalimantan Timur.

“Paser harus dikenal sebagai daerah yang aktif mengembangkan wisata olahraga. Tidak hanya karena didaulat menjadi tuan rumah PORPROV Ke-8 Kalimantan Timur, tetapi karena melihat besarnya peluang ekonomi melalui wisata olahraga,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan festival ini, Pemkab Paser berharap citra daerah semakin kuat sebagai salah satu tujuan wisata di Kalimantan Timur, sekaligus mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi kreatif.

“Semoga ini menjadi langkah nyata bersama untuk mewujudkan Paser TUNTAS, yaitu Paser yang Tangguh, Transformatif, Adil, dan Sejahtera,” pungkasnya. (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.