Taka Turon Festival 2026 Sukses Digelar, Disporapar Paser Siapkan Inovasi Baru
SOROTONLINE.COM – Taka Turon Festival 2026 yang baru saja digelar berjalan sukses dan mendapat respons positif dari masyarakat. Usai pelaksanaan tersebut, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser menyiapkan langkah strategis untuk memperluas dampaknya terhadap pengembangan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat konsep Sport Tourism yang menjadi arah pembangunan daerah.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf), Ita Muetia Nirmala Wati, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan Taka Turon Festival 2026 telah berjalan sesuai harapan. Festival ini tidak hanya menghadirkan unsur seni budaya dan ekonomi kreatif, tetapi juga berhasil mengkolaborasikannya dengan kegiatan olahraga sehingga menjadi ruang promosi yang efektif bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
“Alhamdulillah secara umum target yang ditetapkan dapat tercapai. Baik dari sisi jumlah peserta kegiatan, keterlibatan pelaku ekonomi kreatif dan UMKM, partisipasi komunitas, maupun antusiasme masyarakat yang hadir selama acara berlangsung,” katanya, Minggu (21/6/2026).
Sejumlah indikator menjadi tolak ukur keberhasilan penyelenggaraan festival ini, di antaranya meningkatnya kunjungan masyarakat dan wisatawan, terbukanya ruang promosi bagi pelaku ekonomi kreatif, serta meningkatnya transaksi produk lokal selama kegiatan berlangsung.
Berdasarkan pemantauan pihaknya, produk ekonomi kreatif yang paling diminati pengunjung selama event adalah kuliner khas Kabupaten Paser, disusul produk kriya dan kerajinan tangan hasil karya UMKM serta komunitas kreatif di daerah tersebut.
Ita juga menilai bahwa keberhasilan Taka Turon Festival tidak terlepas dari peran generasi muda yang terlibat dalam berbagai aspek, mulai dari panitia, relawan, peserta kegiatan, pelaku usaha kreatif, hingga pengisi acara.
“Kreativitas, semangat, dan kemampuan mereka dalam memanfaatkan media digital turut membantu meningkatkan promosi festival sehingga menjangkau masyarakat yang lebih luas,” tuturnya.
Hal tersebut sejalan dengan konsep kegiatan yang sejak awal dirancang sebagai ruang ekspresi generasi muda untuk menampilkan karya, bakat, dan ide kreatif, baik melalui seni pertunjukan, pameran produk kreatif, maupun keterlibatan dalam penyelenggaraan acara.
Pada pelaksanaan mendatang, Disporapar akan menambahkan berbagai inovasi, seperti workshop ekonomi kreatif, kompetisi kreatif bagi generasi muda, serta memperluas kerja sama dengan pihak swasta dan komunitas. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan dampak ekonomi kreatif sekaligus memperkuat konsep sport tourism.
“Ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta menjadikan Taka Turon Festival sebagai agenda tahunan yang mampu menarik kunjungan wisatawan secara konsisten,” tambahnya.
Ita juga menilai Taka Turon Festival memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi event berskala nasional karena memiliki keunikan dalam menggabungkan olahraga, seni budaya, dan ekonomi kreatif dalam satu rangkaian kegiatan.
“Dengan dukungan pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, serta promosi yang lebih luas, festival ini berpotensi menjadi salah satu event unggulan berskala nasional yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia,” pungkasnya. (adv)
