Desa Wisata Klempang Sari Paser Juara Lomba Desa Wisata Kaltim 2026, Siap Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
SOROTONLINE.COM – Desa Wisata Klempang Sari Lati Tuo Kabupaten Paser, ditetapkan sebagai Juara Lomba Desa Wisata Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026.
Raihan tersebut mengantarkan desa wisata berbasis ekowisata mangrove itu menjadi wakil Kalimantan Timur pada ajang Lomba Desa Wisata Tingkat Nasional.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Khairuddin, mengatakan capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Paser sekaligus amanah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan desa wisata.
“Alhamdulillahirabbil’alamin, kami bersyukur atas penetapan Desa Wisata Klempang Sari sebagai juara tingkat provinsi. Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan semangat gotong royong masyarakat, Pokdarwis, pemerintah desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, serta seluruh mitra yang selama ini mendukung pengembangan desa wisata,” kata Khairuddin pada media, Selasa (30/6).
Menurut dia, kemenangan tersebut bukan menjadi akhir dari proses pengembangan desa wisata. Justru, Desa Wisata Klempang Sari kini memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk terus berbenah sebelum mengikuti kompetisi di tingkat nasional.
Berdasarkan hasil evaluasi tim juri, kata Khairuddin, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperkuat. Di antaranya tata kelola kelembagaan, transformasi digital, perluasan kemitraan, dokumentasi dampak ekonomi bagi masyarakat, serta pengelolaan destinasi berbasis data.
“Rekomendasi tersebut menjadi catatan penting bagi kami. Seluruh hasil evaluasi akan menjadi dasar dalam melakukan pembenahan agar pengelolaan Desa Wisata Klempang Sari semakin profesional, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Disporapar bersama Pemerintah Desa Klempang Sari dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) akan terus memperkuat berbagai aspek pengembangan desa wisata.
Upaya itu meliputi pelestarian ekosistem mangrove sebagai identitas utama desa, peningkatan kualitas pelayanan wisata, pengembangan produk wisata yang inovatif, serta pemberdayaan masyarakat.
Menurut Khairuddin, pengembangan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan secara berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Menghadapi Lomba Desa Wisata Tingkat Nasional, Khairuddin mengakui persaingan akan semakin ketat. Namun, pihaknya optimistis Desa Wisata Klempang Sari mampu bersaing dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami akan terus melakukan pembenahan di berbagai sektor agar potensi terbaik Desa Wisata Klempang Sari dapat ditampilkan pada tingkat nasional. Harapannya, desa ini mampu membawa nama baik Kabupaten Paser dan Provinsi Kalimantan Timur,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Paser, dewan juri, seluruh pemangku kepentingan, serta masyarakat yang telah berkontribusi dalam pengembangan Desa Wisata Klempang Sari.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi sehingga Desa Wisata Klempang Sari dapat berkembang sebagai destinasi ekowisata unggulan yang berdaya saing di tingkat nasional,” tutup Khairuddin. (adv)
