Venue Menembak Porprov Kaltim di Paser Masuki Tahap Akhir, Disporapar Pastikan Standar Terpenuhi
SOROTONLINE.COM – Kurang dari empat bulan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII, Pemerintah Kabupaten Paser terus memastikan seluruh venue pertandingan siap digunakan. Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah arena menembak yang kini memasuki tahap akhir pembangunan.
Kabid Olahraga Disporapar Paser, Abdhy Fermana, menyampaikan bahwa kendala utama yang masih tersisa hanyalah pemasangan peralatan utama. Seluruh perangkat telah dipesan dan kini tinggal menunggu proses pengiriman sebelum dipasang di arena.
“Untuk nomor 10 meter, arena akan dilengkapi target digital. Begitu peralatan tiba, langsung kami lakukan pemasangan sehingga venue bisa segera difungsikan sesuai standar perlombaan,” ujar Abdhy, Kamis (16/7/2026).
Ia menegaskan, fasilitas menembak yang disiapkan akan mengacu pada standar pertandingan resmi. Dengan adanya target digital, pelaksanaan pertandingan maupun latihan atlet diharapkan dapat berlangsung lebih optimal.
Sementara itu, lintasan tembak jarak 25 meter masih menggunakan sasaran manual. Abdhy menjelaskan, penerapan sistem digital secara menyeluruh belum memungkinkan karena memerlukan anggaran yang jauh lebih besar.
“Kalau seluruh lintasan dibuat digital, kebutuhan anggarannya bisa mencapai sekitar Rp10 miliar. Karena itu kami memprioritaskan penggunaan target digital untuk nomor 10 meter yang paling sering dipertandingkan,” jelasnya.
Disporapar Paser menargetkan seluruh peralatan tiba pada September mendatang. Dengan begitu, pemasangan dapat segera dirampungkan sehingga arena menembak siap digunakan sebelum Porprov Kaltim VIII resmi bergulir pada November.
Meski penyelesaian fasilitas masih berproses, pembinaan atlet tetap menjadi perhatian. Abdhy menyebut para atlet menembak Paser tetap menjalani latihan rutin meski sarana yang tersedia masih terbatas.
“Memang kondisinya belum sepenuhnya selesai karena pembangunan masih berlangsung. Namun latihan tetap berjalan dengan memanfaatkan fasilitas yang ada sambil menunggu seluruh perlengkapan terpasang,” katanya.
Selama sekitar satu bulan terakhir, para atlet telah memanfaatkan arena yang masih dalam tahap pembangunan sebagai tempat berlatih. Untuk menjaga program latihan tetap berjalan, sasaran tembak sementara dibuat secara mandiri.
Abdhy berharap proses distribusi peralatan tidak mengalami kendala, sehingga seluruh fasilitas dapat segera difungsikan.
“Kehadiran venue yang memenuhi standar diharapkan tidak hanya mendukung suksesnya penyelenggaraan Porprov, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet menembak Paser dalam jangka panjang,” pungkasnya (adv).
