News

PB Porprov Kaltim Pastikan 59 Cabor Digelar di Paser, 5 Cabor Dibiayai Mandiri KONI Kaltim

SOROTONLINE.COM – Setelah melalui pembahasan cukup panjang, jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 di Kabupaten Paser akhirnya dipastikan. Sebanyak 59 cabor akan menjadi tanggung jawab tuan rumah, sementara lima cabor lainnya tetap dipertandingkan dengan biaya mandiri dari KONI Kaltim.

Kepastian ini menjadi kabar yang cukup dinantikan sembilan kabupaten/kota peserta Porprov Kaltim. Sebelumnya, jumlah cabor sempat berubah dari 64, kemudian turun menjadi 50 akibat kondisi fiskal anggaran daerah.

Setelah melalui sejumlah pertemuan antara pihak terkait, Paser akhirnya menyanggupi pelaksanaan 59 cabor.

Penambahan sembilan cabor tersebut dimungkinkan setelah adanya tambahan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kaltim sebesar Rp2,5 miliar, di luar bantuan awal sebesar Rp20 miliar.

Kepala Disporapar Paser, Kurniawan, mengatakan 59 cabor merupakan jumlah yang realistis dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.

Sementara itu, lima cabor yang tidak masuk dalam pembiayaan tuan rumah tetap akan dipertandingkan. Kelimanya yakni Ski Air, Korball, Barongsai, Petanque, dan Woodball, dengan pembiayaan dan koordinasi langsung oleh KONI Kaltim.

“Kalau dari Paser itu sudah final 59. Tapi dari KONI Kaltim informasinya tetap akan melaksanakan 64, lima cabornya mandiri dan langsung dikoordinir oleh KONI Kaltim,” ujar Kurniawan.

Meski jumlah pertandingan tetap mencapai 64 cabor, mekanisme perolehan medali dari lima cabor yang dibiayai mandiri masih menunggu surat resmi dari KONI Kaltim.

Porprov Kaltim VIII/2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Paser pada 14-27 November 2026. Dengan kepastian jumlah cabor ini, persiapan pelaksanaan pertandingan diharapkan bisa semakin fokus menjelang pembukaan pesta olahraga tingkat provinsi tersebut. (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.