Pemkab Paser Ajak Sarjana Muda Ambil Peran Nyata dalam Pembangunan Daerah
SOROTONLINE.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mendorong para lulusan perguruan tinggi agar tidak sekadar mengejar pencapaian akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Para sarjana diharapkan menjadi sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, serta adaptif menghadapi tantangan zaman.
Pesan tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Paser Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Afra Nahetha, saat mewakili Bupati Paser dr. Fahmi Fadli dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda XXV dan Dies Natalis XXVIII Program Studi Manajemen (S-1) STIE Widya Praja Tanah Grogot Tahun Akademik 2025/2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Awa Mangkuruku, Tanah Grogot, Rabu (28/10/2026), menjadi momentum bagi para wisudawan untuk memulai babak baru dalam perjalanan pendidikan, karier, dan pengabdian kepada masyarakat.
Afra menegaskan, wisuda bukanlah akhir dari proses menuntut ilmu, melainkan awal untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi.
“Gelar akademik yang saudara sandang hendaknya menjadi amanah untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Menurut Afra, keberhasilan meraih gelar sarjana harus diiringi tanggung jawab, integritas, dan kemauan untuk terus mengembangkan diri. Bekal akademik perlu diperkuat dengan karakter yang baik agar para lulusan mampu menghadapi dinamika dunia kerja sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia berharap para wisudawan tidak hanya berorientasi pada keberhasilan pribadi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kemajuan daerah.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Paser turut menyampaikan ucapan selamat atas Dies Natalis ke-28 STIE Widya Praja Tanah Grogot. Perguruan tinggi tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang telah berkiprah di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, dunia usaha, hingga politik.
Keberadaan perguruan tinggi di daerah menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, dan daya saing diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan Kabupaten Paser yang terus berkembang.
Afra menyampaikan, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan untuk mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Paser, yakni Paser TUNTAS: Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera.
Dalam mewujudkan visi tersebut, para lulusan perguruan tinggi memiliki peluang besar untuk mengambil peran melalui bidang profesi masing-masing, baik sebagai tenaga profesional, pelaku usaha, pendidik, pemimpin, maupun anggota masyarakat.
“Saya mengajak para lulusan STIE Widya Praja untuk menjadi bagian dari pembangunan daerah. Jadilah pendidik, pemimpin, maupun anggota masyarakat yang mampu membawa perubahan positif, menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di tengah masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan para wisudawan agar terus mengasah potensi diri, berani menetapkan cita-cita, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan. Menurutnya, semangat belajar dan keberanian untuk berkembang menjadi modal penting dalam meraih keberhasilan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Teruslah belajar, berkarya dan jangan pernah berhenti bermimpi untuk memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Paser,” pesannya. (adv)
