Kapolda Kaltim Akan Memberangkatkan Brimob ke Beberapa Pulau

392

SOROT – Kapolda Kaltim akan memberangkatkan pasukan brimob ke beberapa titik di wilayah Kaltim untuk menyikapi situasi dan isu-isu global yang muncul belakangan termasuk gejolak Militan Maute yang terjadi di Marawi Filipina.

“Saya akan berikan personil Minggu ini, hari Kamis apel pemberangkatan brimob dari 3 polres yaitu Berau, Tarakan dan Nunukan,” kata Kapolda Kaltim didampingi Kapolres Paser AKBP Dudy Iskandar, saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Paser, Jumat (2/6/17).

Para pasukan brimob tersebut nantinya berada di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan, Pulau Maratua dan Derawan Kabupaten Berau. sedangkan wilayah Tarakan akan dilakukan patroli bersama polair.

“Yang dilibatkan nanti ada intel, reserse, sabhara dan brimob, karena kita juga mewaspadai terhadap kapal-kapal yang masuk, jadi kita lakukan razia nanti,” kata Kapolda didampingi Kapolres Paser AKBP Dudy Iskandar bersama rombongan Polda Kaltim.

Untuk jumlah personil kata Safaruddin, masih dihitung karena menyesuaikan jarak dan kekuatan yang akan dilibatkan, tapi yang jelasnya kekuatan minimal satu Satuan Setingkat Kompi (SSK).

“Radikalisme juga kita waspadai karena Sekarang kan di Suriah digempur di Filipina digempur, nah warga Negara Indonesia kemarin kesana ratusan, otomatis dia akan kembali ke negara masing masing,” terangnya.

Oleh karena itu kata kapolda, harus diwaspadai, termasuk di Paser harus waspada karena mereka selalu mencari dimana titik kelemahan petugas di suatu daerah maka akan masuk disitu.

“Karena isis inikan bukan lagi melakukan tindakan teror terhadap lambang lambang tertentu, tapi kepada polisi juga kepada siapa saja,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi hal itu maka harus bekerjasama tiga unsur yakni Babinkamtibmas, Babinsa dan kepala desa, dan bahkan ditingkatkan RT RW. Jadi harus bersinergi antara tiga unsur itu termasuk RT RW.

“Artinya harus melaporkan apa bila ada orang-orang baru yang prilakunya mencurigakan, kita jangan cuek, tetangga kita ada yang baru terus kita nggak lapor, dibiarkan saja nanti setelah meledak baru bilang saya tidak menyangka dia pelaku,” terangnya. (rsd)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.