Kasus Tinggi Penyakit Malaria Terdapat di Muara Komam

645

SOROT – Dari 340 ribu jiwa penduduk Kabupaten Paser yang tersebar di 10 kecamatan. Kasus tinggi penyakit malaria terdapat di Kecamatan Muara Komam, dengan persentase mencapai 1 persen per 1000 jiwa.

Hal itu terungkap saat berlangsung pertemuan lintas sektor dalam rangka peningkatan cakupan imunisasi dan eliminasi malaria, di ruang Sadurangas, Kamis (31/8/17) di Tanah Grogot.

“Di Kecamatan Muara Komam yang tinggi penyakit malaria,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser I Dewa Made Sudarsana, dalam pertemuan tersebut.

Menurut I Dewa Made Sudarsana, Muara Komam menjadi daerah dengan endemi malaria karena merupakan perbatasan dan mobilitas penduduk sangat tinggi.

“Muara Komam adalah lintasan utama yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Dewa dihadapan narasumber dari Kementerian Kesehatan RI.

Sementara itu, Wakil Bupati Paser Mardikansyah yang juga membuka acara itu menyampaikan, penyakit malaria dapat menyerang dari sisi lingkungan yang kurang bersih.

“Pada tanaman rimbun dan lingkungannya kotor sangat rentan terhadap sarang nyamuk,” kata Madikansyah.

Menurutnya, penyakit malaria bisa memakan waktu yang cukup lama hingga 1 bulan menderita. Apalagi kalau matahari terbit pagi hari, badan terasa menggigil.

Terkait acara tersebut, ada beberapa narasumber yang hadir, seperti Syafriyal pejabat Fungsional Epidemiologi Ahli Subdit Iminisasi, Dewa Made Angga Wisnawa Kasi Pencegahan Subdit Malaria dari Kementerian Kesehatan Jakarta.

Juga turut hadir Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Harsono yang menjabat Kabid P2P dan Muhdin pada MPPM GLOBAL FUN. (hms/rsd)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.