Bupati Paser Terima 218 Mahasiswa KKN Unmul

388

SOROT – Sebanyak 218 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Mulawarman diterima Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi, Senin (2/7/18) di Pendopo, Jalan Kusuma Bangsa Tanah Grogot.

Acara tersebut juga dihadiri Dr. H. Mursalim, M.Hum, Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unmul mewakil Rektor Unmul, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Paser Katsul Wijaya dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah.

Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Unmul, telah menjadikan Kabupaten Paser sebagai tempat para mahasiswa untuk melakukan kegiatan KKN.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Unmul yang telah memberikan kepercayaan kepada Pemkab Paser, dengan menempatkan para mahasiswa KKN untuk mengabdi kepada masyarakat di sini,” kata Yusriansyah.

Dikatakan, program KKN mahasiswa unmul ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, sekaligus media pembelajaran bagi mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan dan kehidupan nyata.

“Kami berharap akan ada pencerahan ke dalam lingkungan masyarakat, sehingga berbagai inovasi kreatif dapat dikembangkan dalam upaya peningkatan taraf hidup masyarakat,” ucapnya.

Kepada mahasiswa KKN yang ditempatkan di 20 desa pada 8 Kecamatan sejak 2 Juli hingga 20 Agustus 2018, Yusriansyah berpesan agar dapat membaur dengan masyarakat dan menjalin komunikasi yang baik dan santun.

“Kami harap para mahasiswa dapat membaur dengan masyarakat dan menggunakan metode komunikasi yang santun, sesuai dengan adat istiadat masyarakat setempat,” ucapnya.

Selain itu, Yusriansyah juga meminta kepada camat dan kepala desa agar selalu memonitor dan membantu tugas-tugas mahasiswa, serta memfasilitasi kebutuhan mereka sehingga pelaksanaan KKN dapat diselesaikan dengan baik.

Sementara Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unmul selaku perwakilan rektor, Dr. H. Mursalim, M.Hum mengatakan, program mahasiswa KKN di setiap desa disesuaikan dengan disiplin ilmu masing-masing.

“Program kerjanya masing-masing beda, sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing dengan metode jenis pembelajaran pemberdayaan masyarakat,” kata Mursalim.

“Saya juga harap kepada para mahasiswa, agar dapat mempraktekan apa yang sudah dipelajari di bangku kuliah selama KKN ini,” tambahnya. (kfp/rsd)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.