KKN 16 Karangsuko Lakukan Optimalisasi Lingkungan Hidup Untuk Pembangunan Berkelanjutan

497

SOROT – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 16 Desa karangsuko melaksanakan kegiatan Apoteker Cilik (Apocil), Penyuluhan cuci tangan, dan peresmian Taman Vertikal di MI Imamussalam, Senin (27/01/2020).

Hadir dalam acara tersebut diantaranya, Kepala Dusun Muhdor, Kepala MI Imamussalam Saifuddin, para guru, peserta KKN 16 Karangsuko dan siswa/siswi kelas 1-6 MI Imamussalam.

Menurut Intan Sholiha Ketua Divisi Kesehatan dan Lingkungan mengatakan, kegiatan ini merupakan gabungan dari program kerja kesehatan, lingkungan, pendidikan, keagamaan dan sosial budaya.

“Kegiatan pertama Apocil, dengan konsep pemberian informasi terkait obat-obatan, sampai cara membedakan obat yang biasa dikonsumsi oleh anak-anak dengan takaran yang sesuai gejala penyakit,” kata Intan dalam Press release diterima sorotonline.com

Dikatakan, KKN Kelompok 16 Desa karangsuko dibawah tanggung jawab Ir. Moh. Irfan, MT selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), mengupayakan pengimplementasiaan tugas dan fungsi sebagai mahasiswa melalui beberapa kegiatan sebagai wujud pegabdian kepada masyarakat.

“Tujuan utama dari kegiatan kami ini adalah untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu tujuan lain dari adanya kegiatan tersebut adalah mengenalkan kepada anak-anak tentang bentuk obat dan P3K”, ucapnya.

Sedangkan peresmian Taman Vertikal kata dia, merupakan program kerja utama KKN 16 UMM melalui Divisi Sosial Budaya. Taman Vertikal ini menggunakan pemanfaatan botol bekas sebagai pot tanaman.

“Tanaman yang digunakan merupakan jenis hortikultura yaitu selada air. Taman Vertikal yang sudah dikerjakan pembuatannya selama 2 minggu di resmikan dan diletakkan di MI Imamussalam,” terangnya.

Hal yang sama juga dikatakan Criza Cahya Nugraha selaku ketua dari divisi Sosial Budaya, menurutnya, peresmian dan peletakan taman vertical dilakukan di sekolah bertujuan sebagai media pembelajaran bagi siswa.

“Nantinya adik-adik dapat merawat serta menjaga tanaman tersebut, agar hasilnya dapat dimanfaatkan. Harapan teman-teman KKN 16 Karangsuko agar adik-adik mendapatkan edukasi mengenai bercocok tanam,” kata Criza.

Dikatakan, KKN 16 Karangsuko melakukan kegiatan ini dimulai dari sekolah dengan harapan dapat mengimplementasikan visi misi Kabupaten Malang, salah satunya menjelaskan tentang optimalisasi lingkungan hidup.

“Masih ada dua misi yang harus dicapai oleh kelompok 16 UMM dengan harapan terciptanya Sustainable Development,” ujarnya.

Sementara itu Kepala MI Imamussalam Saifuddin mengungkapkan rasa senang dan terima kasih terhadap adanya kegiatan Apocil, cuci tangan dan peresmian Taman Vertical.

“Mudah mudahan dengan adanya kegiatan tersebut anak-anak dapat menjaga kebersihan, khususnya untuk cuci tangan dan dapat diterapkan sehari hari.” ungkap Saifuddin.

Dalam perawatan taman vertikal itu, Syaifuddin akan menunjuk salah satu guru untuk mengawasi, membantu dan membuat jadwal piket harian yang ditujukan untuk siswa kelas 5-6, dan berharap agar anak dapat mempraktekan pembuatan taman vertikal dan merawatnya. (*/rsd)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.