Rutan Tanah Grogot Butuh Ruang Terpadu dan Bus

55

SOROTONLINE.COM – Untuk menunjang kegiatan dan meningkatkan pelayanan, ada dua pasilitas sangat mendesak yang harus dimiliki Rumah Tahanan (Rutan) Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Hal tersebut disampaikan Kepala Rutan Tanah Grogot Doni Handriansyah, saat ditemui ruang kerjanya, Kamis (18/2/2021). Menurutnya, kedua pasilitas tersebut adalah bangunan gedung dan mobil bus.

“Ada dua saat ini yang sangat diperlukan, pertama bagunan yang diperuntukkan untuk pelayanan terpadu, yang kedua bus untuk angkutan warga binaan yang mau dipindahkan,” kata Doni.

Agar keinginan itu bisa tercapai, Doni mengaku sudah melakukan lobi, baik ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun ke DPRD Paser.

“Saya sudah menemui Bapak wakil Bupati waktu itu, beliau sangat merespon dan meminta segera membuat proposal pengajuan bantuan,” ucapnya.

Sementara saat Doni bertandang ke DPRD Paser, ia juga mengungkapkan keinginannya ketika perbincang dengan sejumlah anggota dewan.

“Waktu ketemu dewan juga merespon dengan baik rencana kami, terutama soal gedung layanan terpadu,” ucapnya.

Dalam pertemuannya di DPRD Paser, anggota dewan bukan hanya merespon baik rencana pembangunan ruang terpadu tapi juga mendukung jika Rutan Tanah Grogot ditingkatkan menjadi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“Para anggota dewan kita juga malah mendukung kami kalau bisa Rutan ini ditingkatkan menjadi Lapas,” sebutnya.

Dari hasil pertemuan dengan wakil Bupati dan sejumlah anggota DPRD, Doni mendapat gambaran, bantuan bangunan yang diusulkan bakal terealisasi pada Anggaran Perubahan tahun 2021.

“Insyaallah katanya usulan yang kami sampaikan akan diusahakan bisa masuk dianggaran berubahan tahun ini, ungkapnya.

Terkait Ruang terpadu yang sangat mendesak untuk digunakan sebagai layanan, saat ini pihak Rutan terpaksa membuat bangunan sementara yang terletak dan menyatu pada bagian depan bangunan utama Rutan tersebut.

“Itu ada kita buat di depan ruangan sementara untuk layanan terpadu, ukurannya sekitar 3X6, sebenarnya itu kecil tapi diupayakan untuk bisa dimaksimalkan, sambil menunggu usulan kita terwujud,” harapnya.

Jika bangunan sementara itu sudah jadi kata dia, maka dapat meningkatkan pelayanan dan kenyamanan pada pengunjung, mengingat saat ini pengunjung masih dilayani diluar ruangan.

“Sekarang ini kita masih layani diluar, tapi kalau ruangan sementara yang kita bangun itu sudah selesai maka ada kenyamanan dalam pelayanan,” pungkasnya. (rsd)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.