Bupati Paser Singgung Swab Antigen Dadakan Tidak Tepat Sasaran

41

SOROTONLINE.COM – Bupati Paser dr. Fahmi Fadli mengatakan, swab antigen dadakan yang dilakukan Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di Kabupaten Paser tidak tepat sasaran.

“Membuang-buang rapid test kita saja, harusnya dilakukan secara tepat sasaran dan terarah,” kata Bupati Paser saat ditemui usai Pelantikan BPD di Kantor Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot, Kamis (22/7/2021).

Dikatakan, swab antigen dilakukan saat ada masyarakat yang terindikasi atau ditemukan terpapar Covid-19, disitulah baru dilakukan 3T (testing, tracking, dan treatment).

“Ditelusuri keluarganya, kemana dia pergi, itulah yang harus dilakukan 3T, bukan yang ujuk-ujuk kumpul, jadi tidak terarah, ibaratnya hanya mencari-cari saja, itu tidak tepat,” tegas Fahmi.

Dijelaskan, jika swab dadakan tak tepat sasaran terus berlanjut maka akan sia-sia. Oleh karenanya, diharapkan agar pelaksanaan swab antigen dilakukan secara tepat sasaran.

“Saya pikir penyebaran Covid-19 bisa diputus mata rantainya, tapi kalau acak-acak begitu dilakukan swab antigen mungkin 10 orang belum tentu ada yang positif Covid-19,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, satgas melakukan Operasi Yustisi keberbagai tempat lokasi, di Tanah Grogot, Sabtu (17/7/2021) malam.

Sasaran operasi tersebut diantaranya rumah makan, warung, kafe dan taman yang rawan menimbulkan kerumunan, mereka yang berada ditempat itu langsung dilakukan swab antigen.

Berdasarkan pantauan sorotonline.com, saat petugas menyasar ke Wisata Belanja (Wisbel) sejumlah pengunjung warung kocar-kacir berhamburan entah kemana. Warung-warung seketika itu juga langsung ditutup oleh pemiliknya.

Namun ada dua orang yang sempat dilakukan swab antigen ditempat itu, meski sebenarnya salah satu dari mereka sempat berdalih kepada petugas, kalau dirinya sudah pernah di swab antigen. (adv)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.