Kapolda Kaltim Tidak Mengetahui Penyebab Rendahnya Vaksinasi di Paser

22

SOROTONLINE.COM – Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Drs Herry Rudolf Nahak meninjau langsung kegiatan vaksinasi di Aula SMKN 1 Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Rabu (27/10/2021).

Bersama rombongan, Kapolda Kaltim saat meninjau kegiatan vaksinasi Didampingi Kapolres Paser AKBP Eko Susanto, Dandim 0904/PSR Letkol Inf Ronald Wahyudi dan perwakilan Pemkab Paser.

Disela kegiatan kunjungannya, kepada sejumlah wartawan Herry Rudolf Nahak mengatakan, kedatangannya di Bumi Daya Taka untuk memberikan semangat dan motivasi.

“Kedatangan kami kesini untuk memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat Kabupaten Paser untuk terus melakukan vaksinasi, ayo kita vaksin,” kata Kapolda Kaltim.

Mengapa kata Kapolda, hal itu mengingat berdasarkan catatan Polda Kaltim, Kabupaten Paser masih rendah angka vaksinasinya dibandingkan Kabupaten/Kota di Kaltim yang rata-rata di 50 persen.

“Termasuk di provinsi pun sudah diangka 58 persen, tapi di Paser baru diangka 40 persen. Sehingga kita dorong melakukan kegiatan-kegiatan seperti ini supaya lebih cepat vaksinasi itu menjangkau masyarakat,”

Dikatakan, ketika angka terkonfirmasi positif sudah mulai turun seperti saat ini, maka yang paling harus dilakukan adalah pertama jaga protokol kesehatan (Prokes) dan yang kedua vaksinasi, supaya semua terlindungi.

“Saya minta pada kawan-kawan wartawan sampaikan pada masyarakat bahwa vaksinasi ini harus kita lakukan terus supaya segera tercapai kekebalan komunal,” harapnya.

Jika Presiden Joko Widodo menargetkan vaksinasi 2 juta perhari untuk se-Indonesia, maka Polda Kaltim pun juga memiliki target yakni vaksinasi 9700 perharinya di wilayah tersebut.

“Sehingga polres pun kita kasih terget disini, saya minta saya mohon dukungan semua pihak, agar vaksinasi ini bisa berjalan terus sehingga bisa menjangkau semua masyarakat,” ujarnya.

Untuk vaksinasi yang di gelar di SMKN 1 Tanah Grogot hari ini berdasarkan laporan Polres Paser sebanyak 2500 vaksin. Jumlah itu sangat tergantung dari stok yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan.

“Kita minta terus ke Kementerian, belakangan ini sudah banyak vaksin yang diberikan, dan kami pun berharap jatah untuk Paser meningkat,” terangnya.

Menurut Herry Rudolf Nahak, Polri, TNI dan Pemerintah Daerah harus bersatu padu bergandengan tangan, bersinergi untuk melakukan tugas ini agar supaya masyarakat Kabupaten Paser Lebih cepat divaksin.

Saat ditanya wartawan terkait penyebab rendahnya vaksinasi di Kabupaten Paser, Kapolda Kaltim belum mengetahui persis masalahnya.

“Saya tidak tahu, makanya saya datang kesini mau mengevaluasi itu kenapa? Nanti kita tanya, mudahan ada waktu mau bicara sama Bupati, Kapolres, Dandim dengan dinas. Kita mau cek kenapa?,” pungkasnya. (rsd)

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.