IKN Hadir Pariwisata Mulai Dilirik, DPRD Paser Dorong SDM di Bumi Daya Taka Ditingkatkan

56

SOROTONLINE.COM – Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur membuat sejumlah masyarakat melirik dan mempelajari wilayah tersebut, salah satunya bidang pariwisata.

Untuk itu DPRD Kabupaten Paser mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar memperhatikan Sumber Daya Manusia (SDM), di wilayah itu khususnya pemandu wisata atau Tour Guide.

Anggota Komisi II DRPD Paser, Abdul Aziz mengatakan, sejauh ini masyarakat dari luar Paser sudah mulai mempelajari struktur, kontur dan dan segala hal yang menyangkut wisata di sekitar IKN.
Oleh karenanya kata dia, SDM di Bumi Daya Taka harus ditingkatkan agar bisa bersaing ketika IKN ini sudah dipindahkan ke Kaltim.

“Insya Allah kita akan dorong juga peningkatan SDM, ekonomi kreatif dan pendidikan kesetaraan, termasuk pemandu wisata ini. Kita support pemkab dengan anggaran di masing-masing dinas terkait,” kata Abdul Aziz, Kamis (25/4/2024).

Dikatakan, pemandu wisata menjadi perhatian baru. Sebab, untuk mempersiapkan pemandu wisata, harus dimulai sejak sekarang agar wisata di Paser juga menjadi magnet wisatawan luar daerah atau mancanegara.

Pemkab Paser, perlu melakukan langkah pasti terkait pemandu wisata. Sebab, Paser sebagai penyangga IKN, jangan sampai masyarakatnya hanya menjadi penonton saja.

“Putra dan putri lokal harus menjadi pemandu wisata karena mereka lebih paham dengan keadaan di sini,” tambahnya.

DPRD Paser, lanjut Aziz, tidak hanya sekedar mengingatkan atau memberikan usulan, tapi juga mensupport dengan anggaran yang disiapkan di masing-masing dinas .

Untuk itu, peningkatan SDM harus lebih diprioritaskan pada bidang UMKM dan wisata.

“Tapi tergantung kebijakan bupati arahnya mau kemana. Kita sebagai penyangga IKN harus mempersiapkan diri sedini mungkin. Apalagi daerah kita tuan rumah Porprov Kaltim 2026 mendatang,” tutupnya. (adv)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.