Catur Paser Open 2026, Cetak Bibit Unggul dan Mental Juara Atlet Lokal
SOROTONLINE.COM – Turnamen Catur Paser Open 2026 kembali digelar di Kabupaten Paser, menandai pelaksanaan ketiga kalinya ajang bergengsi ini.
Kompetisi yang berlangsung di GOR Bela Diri, Kompleks Stadion Sadurengas, Tanah Grogot, menjadi wadah penting bagi atlet lokal untuk mengasah kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 pada November mendatang.
Plt Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Syarif Rakhmadani, menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi atlet daerah.
“Panitia memberikan ruang agar atlet-atlet Paser bisa mempersiapkan diri, menambah pengalaman, dan meningkatkan prestasi menjelang Porprov,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, waktu yang tersisa hingga November menjadi kesempatan emas bagi atlet untuk terus berlatih. Ia juga membuka kemungkinan adanya Training Center (TC) terpusat yang akan lebih memaksimalkan persiapan.
“Dengan TC, pembinaan akan lebih fokus sehingga atlet bisa tampil optimal di Porprov mendatang,” tambahnya.
Turnamen Catur Paser Open sendiri menjadi agenda rutin Disporapar Paser setiap tahunnya, menyesuaikan dengan cabang olahraga (cabor) yang paling diminati masyarakat.
“Catur termasuk salah satu cabor yang digemari, baik oleh atlet maupun penonton. Karena itu, kami konsisten menyelenggarakan Paser Open untuk cabor ini,” ungkap Syarif.
Selain sebagai ajang kompetisi, keikutsertaan atlet dalam turnamen ini juga dianggap sebagai bagian dari pembinaan yang dilakukan oleh KONI dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser.
Cabor catur diharapkan bisa menjadi andalan Kabupaten Paser di masa depan, khususnya saat pelaksanaan Porprov Kaltim.
“Latihan memang penting, tetapi pengalaman bertanding jauh lebih berharga. Melalui turnamen, atlet belajar sportivitas, strategi, dan mental juara. Kami ingin ada atlet-atlet catur Paser yang bisa diandalkan di Porprov, dan turnamen ini menjadi langkah awal untuk mencetak prestasi lebih tinggi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, Muhammad Hatta, menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini telah dirancang jauh-jauh hari oleh Pengurus Percasi Kabupaten Paser.
“Tujuannya untuk memberi motivasi kepada atlet Paser sekaligus agar mereka bisa melihat perkembangan permainan, khususnya dari pemain luar daerah,” jelasnya.
Turnamen ini juga menjadi bagian dari penjaringan atlet catur Paser untuk Porprov Kaltim mendatang.
“Kami berharap dari ajang ini akan muncul bibit-bibit atlet yang bisa bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” harap Hatta.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa sebanyak 12 atlet Paser akan dipersiapkan untuk bersaing memperebutkan medali di Porprov Kaltim.
Adapun jumlah peserta yang mengikuti Turnamen Catur Paser Open 2026 mencapai lebih dari seratus orang, dengan peserta berasal dari berbagai daerah.
“Ada yang datang dari Pulau Jawa, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, hingga Sumatera. Sebagian peserta juga diundang khusus untuk menambah kualitas pertandingan. Turnamen ini juga menjadi salah satu tolok ukur kesiapan atlet kita untuk Porprov mendatang,” pungkas Hatta. (adv)
