Disporapar Paser Berikan Pelatihan Singkat Untuk Peserta CFN
SOROTONLINE.COM – Program ekonomi kreatif “Car Free Night (CFN)” yang diusung oleh bidang Parekraf Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispoapar) Kabupaten Paser, sudah satu semester atau setengah tahun berjalan sejak awal 2026 lalu.
Selama perjalanannya, bidang Ekraf Disporapar Paser membentuk komunitas Kuliner GOR Sadurengas (KGS) yang diisi oleh para pelaku UMKM yang belum mendapatkan wadah untuk menjajakan dagangannya.
Namun, seiring berjalannya waktu diketahui adanya penurunan jumlah peserta.
Adyatama Parekraf Disporapar Paser, Wahab Syahranie menerangkan, keluhan para pedagang ini dari sisi marketing penjualan yang tidak tepat, sehingga Disporapar pun tidak habis akal dan memberikan program pelatihan singkat membuat poster secara mandiri berbasis teknologi AI.
“Artinya supaya mereka mampu menjual produk-produk mereka, paham membuat poster untuk produk-produk mereka. Nah, selama ini kan yang ada mereka enggak bisa bikin poster. Itu yang saya lihat secara langsung, tanya dan katanya harus ke percetakan dulu,” terang Wahab saat dikonfirmasi Sorot.
Pelatihan yang dibalut dalam suasana keakraban itu pun memberikan manfaat yang besar pagi para pedagang. Sebab, untuk membuat poster secara mandiri ini dapat mengurangi pengeluaran untuk menggunakan jasa orang lain.
“Jadi di sana mereka bahkan bagus-bagus editannya itu. Artinya kan menghemat budget untuk ke percetakan dan lain, tinggal edit. Pakai jasa editing itu kan lumayan berbayar juga. Nah, jadi dengan adanya itu mereka bisa langsung memposting produk mereka,” ujarnya.
Kemudian, Wahab menjelaskan kegiatan CFN tetap berjalan seperti biasa di hari Jumat dari pukul 15.00 hingga 22.00 Wita malam.
Parekraf juga masih membuka lebar bagi para komunitas yang ada di Paser untuk berpatisipasi atau ingin berkolaborasi pada pelaksanaan CFN nantinya.
“Komunitas-komunitas seperti tari, komunitas lainnya yang hadir atau seni pertunjukan kah. Nah, yang ada ini kan sekarang live musik dan itu kita tetap jalankan, sehingga itu masih normatif lah berjalan,” ucap Wahab menjelaskan.
Meski mengalami penurunan peserta, namun Wahab meyakini CFN ini bisa terus berjalan dan bisa menambah peserta komunitas pedagang.
“Beberapa pedagang atau komunitas memang berkurang jumlahnya. Cuma ya itu tadi tetap berjalan dan sekarang ada beberapa sekitar 50 lebih UMKM yang kemarin berpartisipasi dan masih aktif,” pungkasnya. (adv)
