Disporapar Paser Siapkan Penguatan Fasilitas dan Promosi untuk Dongkrak Kunjungan Desa Wisata Klempang Sari
SOROTONLINE.COM – Pemerintah Kabupaten Paser melalui Bidang Kepariwisataan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan Desa Wisata Klempang Sari. Selain peningkatan promosi, pemerintah daerah juga akan membantu penyediaan fasilitas bagi pengunjung guna menunjang kenyamanan wisatawan yang datang ke kawasan tersebut.
Kepala Bidang Kepariwisataan Disporapar Kabupaten Paser, Khairuddin, mengatakan salah satu kebutuhan yang saat ini menjadi perhatian adalah penambahan tempat duduk bagi pengunjung di kawasan wisata mangrove Lati Tuo yang menjadi daya tarik utama Desa Wisata Klempang Sari.
Menurutnya, meningkatnya jumlah wisatawan dalam beberapa bulan terakhir membuat kebutuhan fasilitas pendukung semakin mendesak.
“Insyaallah tahun ini kami akan membantu pengadaan tempat duduk untuk pengunjung. Dengan meningkatnya kunjungan wisata ke mangrove Lati Tuo, fasilitas tempat duduk memang masih kurang dan perlu ditambah agar pengunjung lebih nyaman,” kata Khairuddin.
Ia mengungkapkan, dalam tiga bulan terakhir Desa Wisata Klempang Sari selalu ramai dikunjungi wisatawan. Rata-rata ribuan orang datang setiap bulan sehingga menjadikan desa wisata tersebut sebagai salah satu destinasi dengan tingkat kunjungan tertinggi di Kabupaten Paser.
Namun demikian, pihaknya tidak ingin hanya bergantung pada wisatawan lokal. Berbagai upaya akan dilakukan untuk menarik lebih banyak pengunjung dari luar daerah hingga wisatawan mancanegara.
“Kami berharap ke depan tidak hanya wisatawan lokal yang datang ke Klempang Sari, tetapi juga pengunjung dari luar daerah bahkan wisatawan asing. Karena pariwisata akan semakin maju jika banyak orang luar datang berlibur dan membelanjakan uangnya di daerah kita,” ujarnya.
Untuk mencapai target tersebut, Disporapar akan memperkuat promosi melalui media sosial dan pemasaran digital yang lebih masif.
Selain itu, kerja sama dengan agen perjalanan wisata juga akan diperluas guna menciptakan paket wisata terpadu yang menghubungkan sejumlah destinasi unggulan di Kabupaten Paser.
“Kami berencana bekerja sama dengan travel agent untuk membuat paket wisata. Misalnya wisatawan menikmati matahari terbit di Gunung Boga, kemudian mengunjungi museum, lalu melanjutkan perjalanan ke Desa Wisata Klempang Sari untuk menikmati wisata alam dan kuliner tradisional khas Paser,” jelasnya.
Khairuddin menilai konsep paket wisata tersebut dapat membuat wisatawan menghabiskan lebih banyak waktu di Kabupaten Paser dan berkunjung ke lebih banyak destinasi dalam satu perjalanan.
Di sisi lain, ia juga melihat peluang besar yang muncul dari pembangunan Ibu Kota Nusantara. Kehadiran ASN baru, pekerja konstruksi, hingga tamu dari berbagai daerah dinilai dapat menjadi pasar potensial bagi sektor pariwisata Kabupaten Paser.
“Pembangunan IKN masih terus berjalan dan ini menjadi peluang besar bagi destinasi wisata di Paser untuk menarik wisatawan dari luar daerah. Karena itu penguatan kerja sama dengan travel agent dan berbagai platform pemasaran harus terus dilakukan,” katanya.
Khairuddin optimistis dengan dukungan fasilitas, promosi yang lebih kuat, serta kolaborasi berbagai pihak, Desa Wisata Klempang Sari akan semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Paser. (adv)
