Standar Nasional, Disporapar Paser Rehabilitasi Stadion Sadurengas Menyeluruh
SOROTONLINE.COM – Guna meningkatkan fasilitas olahraga, Dinas Pemuda, Olagraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser sedang melakukan rehabilitasi Stadion Sadurengas yang menjadi venue kebanggaan masyarakat Bumi Daya Taka.
Di mana, venue lapangan sepak bola tersebut nantinya bakal menjadi tempat penyelenggaraan pertandingan untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VII/2026 mendatang.
Kepala Bidang Olahraga Disporapar Paser, Abdi Permana menjelaskan, pembenahan di stadion ini dilakukan hampir segala sektor, dari kualitas rumput lapangan hingga sarana prasaran pendukung dengan standar nasional tingkat B.
“Kalau ini selesai nanti mudah-mudahan bisa masuk kelas B, minimal bisa diputar Liga 3. Kita akan pasang juga lampu sorot empat titik tersebut. Rumputnya juga kita sudah posisi dalam pekerjaan,” ujar Abdi.
Lebih lanjut, fasilitas ruangan tambahan yang tersedia di Stadion Sadurengas juga menjadi perhatian karena mengikuti regulasi dari PSSI Pusat dan menyesuaikan standarisasi yang telah ditetapkan.
“Kemudian ada ruangan-ruangan untuk sesuai standar, ruang pemain, ruang atlet, ruang wasit, juri, ruang pemanasan dan itu semua diatur sesuai oleh FIFA ataupun PSSI. Jadi untuk stadion kita mudah-mudahan sesuai standar termasuk rumputnya yang paling utama dan paling krusial,” jelasnya.
Kemudian, dari sektor drainase atau pembuangan air juga diperhatikan, agar ketika terjadi hujan lebat dapat menyerap air dan membuangnya dengan cepat, sehingga tidak mengganggu jalannya pertandingan.
Abdi juga menjelaskan, mengenai rehabilitasi Stadion Sadurengas juga mencakup sektor tribun penonton yang diperhatikan demi kenyamanan masyarakat saat menyaksikan laga.
Sebab bagian kerangka dan atap yang sudah puluhan tahun berdiri ini tak layak pakai lagi, sehingga memang perlu adanya pembenahan.
“Di lantai dua kita rehab juga, kita tingkatkan fasilitas toilet atau WC termasuk atap kita ganti karena memang sudah beberapa bocor dan bolong-bolong karena memang sudah termakan usia sejak tahun 2001 pembangunannya cukup lama sekitar 20-an lebih tahun, termasuk rangka atapnya juga kita cat ulang, kemudian dinding-dindingnya juga kita cat ulang,” ujar Abdi
Ia berharap rehabilitsasi ini bisa berjalan lancar dan sesuai harapan masyarakat, agar saat menonton pertandingan nanti bisa lebih nyaman baik dari hujan maupun panas.
“Jadi mudah-mudahan ini akan menambah kenyamanan bagi penonton di tribun untuk bisa menikmati pertandingan-pertandingan yang mungkin dari PSSI akan rutin nanti akan menggelar liga liga ataupun event-event open,” ucapnya menambahkan.
Untuk dari sektor penerangan, Disporapar Paser juga akan menerapkan sesuai standar PSSI Pusat dengan membuat 4 tiang setinggi 30 meter yang ditempatkan sisi lapangan.
Di mana masing-masing tiang akan diisi sebanyak 15 sampai 17 bola lampu sorot dengan memakan sekitar 850 hingga 1.000 watt, agar saat pertandingan malam bisa disaksikan dengan nyaman. (adv)
