Derita Nurmalasari, Istri Bupati Paser Meminta Dinas Terkait Memfasilitasi

658

SOROT – Nurmalasari (22) hanya bisa meratapi derita penyakit yang dialaminya, sudah 13 tahun ibu tiga anak itu bersarang tumor di bagian leher hingga ke bagian dagunya.

Awalnya hanya terdapat sejenis panu di bagian leher Nurmalasari, lalu ia mencoba untuk menghilangkan panu tersebut dengan mengoleskan obat oles cair kebagian yang diyakininya itu adalah panu.

Setelah dioles dengan obat, kemudian Nurmalasari mengambil kain basah untuk digosokkan kebahagian yang sama, agar rasa panas dari obat itu bisa hilang.

Hari demi hari berlalu, hingga berganti minggu dan bulan, Nurmalasari merasa ada benjolan yang muncul tepat disekitar panu yang ia obati dengan obat oles cair sebelumnya.

Seiring berjalannya waktu, benjolan itu kian membesar, lalu ia bersama suami melakukan berbagai cara bentuk pengobatan agar benjolan itu hilang, namun usaha yang ditempuh belum juga membuahkan hasil.

“Sudah saya bawa istri kemana-mana berobat alternatif, termasuk pernah juga ke medis, tapi karena keterbatasan modal saya nda bisa lagi membawa dia berobat,” kata Agus suami Nurmalasari, Selasa (8/8/17).

Alasan Agus tak memiliki biaya untuk pengobatan istrinya sangatlah masuk akal, bagaimana tidak, sejak tiga tahun yang lalu, Agus mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh salah satu perusahaan yang beroperasi di Paser.

Tak banyak yang bisa ia perbuat sejak PHK itu disandangnya, sebagai tulang punggung keluarga yang kehilangan sumber penghasilan, Agus pun berusaha bekerja serabutan demi menghidupi istri dan buah hatinya.

Tak hanya itu, disaat istrinya jatuh sakit karena pengaruh tumor, Agus juga harus mengurus ketiga anak yang masih kecil. Hanya doa yang selalu muncul dihatinya, agar istrinya diberi kesembuhan.

“Sekarang ini, istri sudah tidak kuat mengurus anak-anak karena tumornya semakin membesar, saya hanya bisa berdoa agar istri bisa sembuh dari penyakitnya,” harapnya.

Apa yang dialami keluarga Agus itu, didengar oleh Istri Bupati Paser, Hj Mutiarni Yusriansyah, yang juga Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Paser.

Selasa 8 Agustus 2017, sekitar pukul 12.30 Wita, Mutiarni bersama Kepala Dinas Kesehatan Paser, dr I Dewa Made Sudharsana mengunjungi keluarga tersebut.

Sesampainya dikediaman Agus, yang beralamat di jalan MT Haryono Gang Widuri 4 Desa Senaken Kecamatan Tanah Grogot, Mutiarni langsung menyapa Nurmalasari, dan memberi semangat.

“Sebelumnya saya minta maaf, sebenarnya saya sudah berapa hari ini mau kesini, tapi berhubung masih ada kesibukan dan kepala dinas kesehatan juga baru datang maka baru hari ini sempat datang,” kata mutiarni.

Mutiarni meminta agar keluarga itu segera mengurus kartu BPJS Kesehatan, dan meminta kepada dinas terkait agar Nurmalasari difasilitasi kerumah sakit.

“Mudahan BPJS Kesehatannya cepat keluar, dan untuk ke rumah sakit nanti dibantu,” ucapnya. (rsd)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.