Tactical Floor Game Terkait Dampak COVID-19, Wabup Paser Harap Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Semua Berperan Aktif

142

SOROT – Wakil Bupati (Wabup) Paser Kaharuddin menghadiri Tactical Floor Game (TFG) Kontijensi Aman Nusa ll dalam menghadapi Covid 19 di Kabupaten Paser, yang dilaksanakan Polres Paser dan Kodim 0904/TNG, Jumat (5/6/2020) di Tanah Grogot, Kalimantan Timur.

Kegiatan yang bertujuan menunjang tugas di lapangan dalam mengahadapi COVID-19 tersebut, membahas mengenai pemecahkan masalah dalam skala besar terkait beberapa zona yang sudah ditentukan oleh Polres Paser dalam mengatasai COVID-19 di wilayah Kabupaten Paser.

Dalam pelaksanaan TFG Kontijensi Aman Nusa ll tersebut juga dihadiri Dandim 0904/TNG Letkol Czi Widya Wijanarko, Kapolres Paser AKBP Murwoto, Kabagops Polres Paser Kompol Bregas dan Pasi Opsdim 0904/Tng Letda Inf Qomarul Huda.

Pada kesempatan itu, Wabup Paser Kaharuddin mengatakan, dalam pelaksanaan penegakan disiplin protokol kesehatan di Kabupaten Paser, diharapkan semuanya berperan aktif.

“Kita berhap semua berperan aktif dalam pelaksanaan tugas di lapangan nanti,” kata Kaharuddin.

Sementara itu Kapolres Paser AKBP Murwoto juga berharap, agar semua petugas dapat bekerja sama untuk mengatasi kendala maupun masalah di lapangan, dalam pelaksanaan penegakkan disiplin protokol kesehatan.

“Saya harap semua Intansi dapat bekerjasama dengan baik dalam mengatasi masalah di lapangan, disamping itu saya juga menyarankan ikuti zona yang sudah ditentukan sehingga pasukan siap digerakkan dalam waktu yang singkat,” kata Murwoto.

Pada kesempatan yang sama, Dandim 0904/TNG Letkol Czi Widya Wijanarko mengingatkan, agar di setiap instansi menyebarkan informasi serta selalu melakukan koordinasi antar instansi demi menunjang tugas di Kabupaten Paser.

Dalam rapat sebelumnya, Wijanarko juga berharap kepada para petugas maupun pihak keamanan, agar mengedepankan sikap humanis dan sopan saat menyampaikan penerapan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat.

“Nanti kita ingatkan kepada petugas di lapangan untuk tetap melakukan tugas dengan baik, bersikap humanis dan tutur kata yang baik,” ucap Dandim.

“Karena tidak menutup kemungkinan ada kelompok tertentu memancing petugas untuk bereaksi lebih kepala masyarakat, sehingga ini bisa menimbulkan masalah baru,” tambahnya. (adv/kfp)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.