Alasan Untuk Berburu Rusa, Polisi di Paser Tangkap Pemilik Senpi Rakitan dan Peluru Tajam

706

SOROT – Anggota Polsek Muara Komam menangkap seorang pria berinisial SN (34), warga Desa Lumbang, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalsel karena kedapatan memiliki senjata api (senpi) rakitan.

Kapolres Paser AKBP Murwoto mengatakan, SN ditangkap, Rabu (27/11/19), saat dilakukan razia di depan Mako Polsek Muara Komam. Didalam mobil yang digunakan SN bersama dua orang lainnya ditemukan dua pucuk senpi rakitan laras panjang berserta amunisi.

Selain senpi, didalam mobil juga ditemukan kayu ulin sebanyak 100 batang ukuran 2M. Menurut pengakuan SN, kayu tersebut didapat dari Desa Trans Lutung, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, Kaltim. Rencananya Ulin itu dijual di Desa Maliri Kecamatan Muara Komam.

Dari keterangan tersangka kata Murwoto, senpi rakitan laras panjang berserta amunisinya itu, dibeli dari orang tidak dikenal yang menawarkan kepada tersangka di rumahnya dengan harga perpucuknya Rp 500 ribu.

Sedangkan untuk pelurunya perbutir dibeli seharga Rp. 25.000, dengan jumlah 9 butir peluru kaliber 5,56 milimeter dan 4 butir peluru kaliber 9 milimeter.

“Ini sangat berbahaya karena peluru tajam, klau untuk senpinya kita belum tahu berapa jarak jangkaunya,” kata Murwoto dalam konferensi pers, Jumat (29/11/19) di Mako Polres Paser, Jalan Jend Sudirman Tanah Grogot, Kaltim.

“Berdasarkan pengakuan tersangka, tujuan senjata api rakitan ini dia beli, untuk digunakan berburu rusa atau payau di wilayah Kecamatan Muara Komam,” sambungnya.

Menurut Kapolres, tersangka dikenai Pasal 1 Ayat 1 Udang undang Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.

Kini SN tersangka pemilik senpi rakitan bersama barang bukti (BB) berupa senpi, amunisi/peluru, mobil No. Pol. DA 8125 CC dan sejumlah kayu ulin telah diamankan di Polres Paser untuk proses lebih lanjut. (rsd)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.