Pemkab Paser Gelar Rapat Evaluasi Penerapan Prokes

32

SOROTONLINE.COM – Bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menggelar rapat evaluasi terkait penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) di daerah itu.

Dipimpin Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf, rapat tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Bupati Paser, Jalan Pierre Tendean, Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kaltim, Senin (19/4/2021).

Hadir diantaranya, Dandim 0904/TNG Letkol Czi Widya Wijanarko, Kapolres Paser AKBP Eko Susanto, Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi, serta jajaran Kepala Dinas (Kadis) maupun perangkat Daerh Pemerintah Kabupaten Paser.

Selain itu juga dihadiri Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Paser Abdul Khaliq, perwakilan Organisasi Masyarakat (Ormas) dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Paser, Nahdatul Ulama (NU) Paser dan pengurus Muhammadiyah Paser.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf menyampaikan terima kasihnya kepada Satuan Tim Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Paser atas apa yang telah dilakukan selama ini.

“Saya sangat berterima kasih walaupun hingga kini, Pemkab bersama Satgas Covid-19 masih terus bekerja keras dalam memberikan dukungan dalam upaya penangan Covid-19 di Kabupaten Paser,” kata Masitah.

Selama ini kata dia, upaya yang dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 diantaranya memberikan himbauan serta sosialisasi kepada masyarakat agar selalu menjalankan penerapan standar prokes.

Dikatakan, sejak Januari 2021 Pemerintah Kabupaten Paser maupun unsur Forkopimda telah melaksanakan razia dibeberapa lokasi, baik dijalan maupun tempat-tempat lainnya yang rentan menimbulkan kerumunan.

Selain itu juga dilakukan upaya lain, sehingga membuahkan hasil, yakni terjadi angka penurunan kepada masyarakat yang terkonfirmasi Positif Covid-19 tertanggal 18 April 2021 kemarin.

“Alhamdulillah, itu artinya semua kerja keras tim Satgas tidaklah sia-sia, karena Kita yakin, semakin gencar kita sosialisasikan melalui tindakan operasi atau razia prokes maka dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat,” syukurnya.

Selain itu Masitah juga berharap, agar pencanangan vaksinasi yang dilakukan beberapa waktu lalu dan hingga kini dapat berdampak positif bagi masyarakat sebagai upaya Pengendali Covid-19.

Ia menegaskan, jika vaksinasi merupakan upaya Pemerintah dalam menekan maupun melawan penyebaran Covid-19 dan menciptakan masyarakat yang tangguh dengan imun yang kuat.

“Namun, bukan berarti kita lengah serta abai terhadap kondisi Pandemi ini. Kebiasaan yang sudah kita jalani harus terus diterapkan,” ucapnya.

Wabup mengharapkan, kegiatan upaya dalam pengendalian dan pencegahan penyebaran Covid-19 di bulan Ramadan ini harus tetap dilaksanakan dengan perhatikan pola kebiasaan masyarakat.

“Terutama jika sore menjelang buka puasa, di tempat-tempat yang ada aktifitas jual beli takjil dan kebutuhan berbuka puasa karena secara tidak sadar bisa terjadi kerumunan,” pungkasnya. (adv/kfp)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.