Dipasang di Menara Telkomsel, Paser Dapat 7 CCTV Analisa Pengendali Kebakaran Hutan dan Lahan

417

SOROTONLINE.COM – Kabupaten Paser, Kalimantan Timur mendapat 7 CCTV Analisa Pengendali Kebakaran Hutan dan Lahan (ASAP) Digital.

Hal itu diketahui pada launching aplikasi CCTV ASAP Digital oleh Polda Kaltim, yang berlangsung di Kota Balikpapan, Kaltim, Kamis (21/7/2022).

Bupati Paser dr. Fahmi Fadli yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, titik lokasi pemasangan 7 CCTV ASAP Digital nantinya akan dipasang di menara PT Telkomsel.

“Untuk daerah pemasangan 7 CCTV ASAP Digital, PT Telkomsel yang lebih tahu,” kata Bupati Paser dihadapan Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto dan General Manager PT Telkom Tbk Fera Febrayenti.

Bupati Paser berharap tak hanya 7 CCTV Analisa Pengendali Kebakaran Hutan dan Lahan (ASAP) Digital yang pasang di wilayah Kabupaten Paser yang meliki luas 11.603,94 meter persegi.

Dengan adanya aplikasi ASAP Digital kata dia, dapat membantu meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Paser.

“Aplikasi ASAP Digital tentu dapat membantu kita untuk deteksi dini dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Fahmi.

Sementara itu, dikesempatan yang sama Kapolda Kaltim irjen Pol Imam Sugianto menyebutkan, September 2021 lalu aplikasi CCTV ASAP Digital telah di launching secara nasional, dan untuk Kaltim, implementasi CCTV ASAP Digital dilaksanakan hari ini.

“Hari ini kita launching 8 titik untuk pemasangan CCTV ASAP Digital, yaitu 1 titik Kutai Timur dan 7 titik di Kabupaten Paser,” kata Kapolda Kaltim.

“Kamera CCTV yang terpasang memiliki high definiton dan mampu memantau 360 derajat, dengan jangkauan 4 kilometer dan cakupan radius delapan kilometer serta dapat menjangkau lahan seluas 5.026 hektare,” sambungnya.

Tak hanya itu, dalam aplikasi tersebut juga dapat manual zoom sebanyak 40 kali dan bisa memutar rekaman dalam dua bulan terakhir.

Untuk sensor bisa menampilkan suhu udara, kualitas dan kelembapan udara, data titik api update setiap 5 menit menyesuaikan data update satelit LAPAN.

“Kemudian data prakiraan cuaca, data informasi terkait peta lahan perusahaan, sumber air, batas desa dan posisi pergerakan personil untuk mengetahui posisi petugas terdekat dari titik api,” pungkasnya. (adv)

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.