Jumriansyah Siap Jadi Ketua PSSI Paser

878

SOROT – Dalam bursa pencalonan Ketua PSSI Kabupaten Paser periode 2017 – 2022 salah satu kandidat yang siap maju dalam kompetisi tersebut adalah Jumriansyah.

Keinginannya maju sebagai calon Ketua PSSI Paser bukan dilandasi dari ambisi pribadinya, tapi melainkan mengalirnya desakan dari club sepakbola yang ada di kabupaten paling selatan Kaltim itu.

“Saya siap maju, karena selama ini banyak club meminta dan mendukung saya untuk ikut berkompetisi, dan saya tidak mau mengecewakan mereka,” kata Jumriansyah, Jumat (21/7/17).

Selain alasan itu, sebagai mantan pemain sepakbola, ia juga terpanggil untuk memajukan persepakbolaan di Paser, agar kedepannya club-club yang ada di Paser bisa berkibar ditingkat nasional bahkan dunia.

“Selama 10 tahun ini sepakbola di Paser vakum, padahal ada 24 club yang ada disini, ini sangat kita sayangkan kalau tidak kita bangkitkan,” ucapnya.

Oleh karena itu Jumriansyah berharap kepada Panitia Pelaksana Musyawarah Cabang (Muscab) PSSI Paser, mengundang 24 club sepakbola untuk dilakukan pemberitahuan kepada masing-masing club sebagai pemegang suara, bahwa PSSI Paser akan melakukan pemilihan ketua.

“Tapi malah diluar club yang heboh dengan hal ini. Padahal saat pemilihan Ketua PSSI, yang memberikan suara itu adalah club sepakbola yang ada, bukan diambil perwakilan masyarakat per kecamatan,” tegasnya.

Terkait munculnya isu persyaratan, setiap calon harus membacar Rp 10 juta, Jumriansyah mengaku kalau hal itu masih dalam wacana.

“Syarat membayar Rp 10 juta itu belum deal, masih dibicarakan. Dan kalau nilainya seperti ini tentu sangat besar dan memberatkan calon,” katanya.

Jumriansyah lebih lanjut mengatakan, bukan berarti tidak mampu untuk memenuhi persyaratan tersebut, tapi setelah kemapuan itu ada, apakah seorang calon ketua dibebankan sebesar itu, sementara kondisi sepakbola di Paser saat ini vakum.

“Seolah-olah PSSI Paser punya daya jual luar biasa sehingga bisa mendapatkan sesuatu dari sepakbola. Padahal kita tahu sepakbola Paser baru akan dibangunkan dari tidur panjangnya,” terangnya.

Jumriansyah menambahkan, figur-figur calon ketua harus bisa mengerti makna sepakbola, dan mampu memberikan kontribusi positif demi kemajuan sepakbola Paser, bukan tujuan yang lain. (rsd)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.