Disperindagkop Paser Pastikan Tidak Ada Peredaran Daging Babi

386

SOROT – Baru-baru ini warganet sempat dihebohkan tulisan yang diunggah oleh sebuah akun facebok yang intinya, menyebut dua orang pengendara sepeda motor membawa daging babi ke area pasar pada pukul 23.40. Sontak netisen bertanya-tanya melalui tulisan dalam scroll komentar di akun tersebut.

Meski tulisan yang diunggah di akun itu tak menyebut pasar mana yang dimaksud, tapi Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Paser memastikan tidak ada peredaran daging babi di pasar Induk Senaken Kecamatan Tanah Grogot.

Penyidik Disperindagkop UKM Paser Marwan Natsir mengatakan, pihaknya bersama kepolisian setempat pada Selasa (22/5/18) telah melakukan sidak ke Pasar Senaken, setelah mendapat informasi melalui media sosial bahwa ada peredaran daging babi di pasar.

“Disperindagkop dan Polres Paser sudah melakukan sidak ke Pasar Senaken dan tidak ditemukan adanya daging babi,” kata Marwan dihubungi, Rabu (23/5).

Berdasarkan hasil sidak di lapangan kata Marwan, pihaknya telah mengumpulkan bukti-bukti dari para pedagang bahwa informasi yang beredar di media sosial itu tidaklah benar.

“Sesuai pemberitaan di medsos bahwa jam yang disebutkan memang tidak ada aktivitas sama sekali,” kata Marwan.

Marwan menjelaskan, daging dari pemotongan hewan masuk ke Pasar Senaken yakni pada jam 04.00 wita dini hari dan begitu juga pengilingan daging yang mulai melakukan aktivitas pada jam 04.30 wita.

“Jadi masyarakat jangan percaya dengan pemberitaan itu,  berita itu hanya HOAX saja. dan masyarakat jangan mudah terpropokasi dengan pemberitahuan di Medsos ( facebook ). Kita selalu memantau daging daging yang ada dipasar Senaken,” terangnya. (kfp/rsd)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.