Bupati Paser Tinjau Lapak Baru Pedagang Pasar Senaken

42

SOROTONLINE.COM – Bupati Paser dr Fahmi Fadli meninjau langsung lapak baru para pedagang di Pasar Induk Panyembolum Senaken, Tanah Grogot Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Rabu (7/7/2021).

Peninjauan tersebut dilaksanakan usai acara penyerahan secara simbolis Hak Guna Pakai (HGP) dan Kartu Tanda Pengenal Pedagang (KTPP) serta Buku Tabungan Bankaltimtara kepada perwakilan pedang.

Dalam peninjauan itu Bupati Paser didampingi Dandim 0904/PSR Letkol Czi Widya Wijanarko, Kapolres Paser AKBP Eko Susanto, Ketua Komisi III DPRD Paser, Edwin Santoso, Asisten Perekonomian & Pembangunan Setda Paser Ina Rosana.

Selain itu juga turut hadir Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Paser, Chandra, pejabat lainnya dan perwakilan pedagang.

Peninjauan pertama dilakukan di Blok B yang memiliki 192 lapak, dalam peninjauan itu Bupati meminta agar kios sementara yang ada disekitar Blok tersebut dibongkar.

“Nanti kios-kios yang ada ini dibongkar ya,” kata Bupati Paser kepada Kepala Disperindagkop UKM Paser Chandra.

Usai meninjau lapak di Blok B, Bupati bersama rombongan kemudian bergeser ke Blok A yang memiliki 218 lapak. Blok ini diperuntukkan untuk pedagang sayur mayur, sedang Blok B sendiri untuk pedagang kelontongan.

Setelah berkeliling di kedua Blok tersebut, Bupati bersama Dandim 0904/PSR dan Kapolres Paser berpamitan meninggalkan Pasar Induk Panyembolum Senaken.

Sementara itu, Sirajudin salah satu pedagang mengaku sangat setuju dengan yang disampaikan Bupati Paser saat memberi sambutan dalam acara penyerahan secara simbolis Hak Guna Pakai (HGP) dan Kartu Tanda Pengenal Pedagang (KTPP).

Bupati kata Sirajudin memberikan arahan agar Paser Induk Panyembolum Senaken kedepannya menjadi pasar yang modern, bersih aman, nyaman dan tertata rapi sehingga mampu bersaing dengan pasar yang ada di daerah lain.

“Arahan pak bupati itu sangat baik karena kompotitif, kompetisi kita dengan pasar modern seperti apa yang disampaikan beliau itu sudah kita rasakan,” kata Sirajudin.

“Pada intinya kita sebenarnya pedagang ini harusnya seperti itulah, apa yang disampaikan Pak Bupati itu kita berada pada posisi aman, nyaman karena memang persaingan kita luar biasa ketatnya, memang idealnya seperti itu,” sambungnya.

Sebagai pedagang kata dia, tentu sudah seharusnya dituntut memberikan pelayanan yang tebaik kepada pembeli, sebab pembeli inginkan mudahan, nyaman dan aman.

“Watak pembeli itu jelas dia mau yang enak, mudah, nyaman simpel apa lagi disertai dengan murah, begitu juga soal kebersihan seperti pasar-pasar di kota lain,” kata Sirajudin yang mengaku mendapat lapak di No 27 Blok B. (adv)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.