Forum Milenial Nusantara Gelar Diskusi, Bagaimana Peranan Pemuda Dalam Pembangunan IKN

403

SOROTONLINE.COM – Forum Milenial Nusantara menggelar Diskusi Terbuka di Warkop Bagios, Kota Samarinda, Rabu (30/11/2022), dihadiri sejumlah narasumber diantaranya Ketua Forum Milenial Nusantara (FMN) Husain Firdaus, Duta Dinda Budaya Kaltim Yulita Safera Hurai.

Selain itu juga hadir Ketua Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Paser (KPMKP) Cabang Samarinda Jauhari Fadli Jaunum, Ketua (Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah) DEMA FASYA UINSI Samarinda Gabriel Alditia R. Dan sejumlah delegasi mahasiswa dari berbagai Universitas di Kota Samarinda.

Dalam Diskusi ini, para peserta diajak untuk bertukar pikiran terkait dengan pembahasan pembangunan IKN, seperti yang disampaikan Ketua FMN Husain Firdaus, Pembangunan IKN masih menjadi isu Nasional yang terus diperbincangkan orang awam sampai akademisi dalam berbagai aspek.

“IKN merupakan isu nasional yang hingga saat ini terus diperbincangkan di berbagai diskusi dan pertemuan di wilayah. Dimana tujuan dari pemindahan IKN ke Kaltim yakni untuk melakukan pemerataan pembangunan di Indonesia,” kata Husain Firdaus.

Dikatakan, terkait hal itu, FMN dalam rangka menyambut bonus demografi Indonesia pada Tahun 2045 nanti, dimana akan banyaknya usia produktif yang akan bermanfaaat dan dapat berkontribusi untuk kemajuan Indonesia.

“Adapun kehadiran FMN dalam IKN yaitu untuk menyambut bonus demografi Indonesia pada tahun 2045, dimana akan banyak usia produktif yang akan bermanfaat bagi kemajuan bangsa Indonesia,” terangnya.

“Apabila dapat dimanfaatkan maka sumber daya manusia pada tahun 2045 bisa berkontribusi untuk menjadi Indonesia Maju,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DEMA FASYA UINSI Samarinda Gabriel Alditia R mengatakan, FMN menjadi salah satu wadah bagi perkembangan IKN terhadap Mahasiswa dan Kaum Milenial khususnya bagi para mahasiswa UINSI yang dinilai masih cenderung abai dan kurang mengetahui tentang Perkembangan IKN.

“Adanya Forum Milenial Nusantara menjadi wadah informasi bagi para pemuda untuk mengetahui perkembangan IKN. Terkait dengan isu IKN di UINSI, para mahasiswa cenderung abai dan kurang mengetahui perkembangan IKN, padahal jumlah mahasiswa di UINSI sendiri bisa dikatakan paling banyak apabila mengikuti aksi-aksi di jalan.” ujar Gabriel Alditia R.

Dikesempatan yang sama, Duta Dinda Budaya Kaltim Yulita Safera Hurai juga menyampaikan dari segi Kebudayaan sendiri sudah menjadi tanggung jawab bersama dalam menjaga kebudayaan dengan mengambil peran dan diharapkan selanjutnya lebih banyak forum kebudayaan terkait masa depan generasi muda lokal dalam pemindahan IKN.

“Dari segi kebudayaan sendiri, sudah menjadi tanggung jawab kita dalam menjaga kebudayaan kita dengan mengambil peran. Dan diharapkan selanjutnya lebih banyak lagi forum terkait kelanjutan masa depan generasi muda lokal dalam menghadapi pemindahan IKN,” papar Yulita Safera Hurai. (sm)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.