Hadiri Rakerda, Bupati Paser Sampaikan Strategi Turunkan Stunting Melalui Tim Pendamping Keluarga

410

SOROTONLINE.COM – Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana dan Sosialisasi Akhir Nasional Percepatan Penurunan Stunting.

Berlangsung di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Jumat ( 10/3/2023), kegiatan tersebut bertema Peningkatan Komitmen Sinergitas dan Kolaborasi Percepatan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Kalimantan Timur.

Kegiatan itu juga dihadiri Kepala BKKBN Pusat Hasto Wardoyo, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, Walikota/Bupati se Kalimantan Timur, Forkopimda Balikpapan dan Provinsi Kalimantan Timur.

Selain itu juga hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Se Kalimantan Timur dan Ketua TP PKK se Kalimantan Timur.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Paser mengatakan, strategi yang dilakukan dalam penurunan stunting yakni melalui tim pendamping keluarga.

“Mereka melakukan pemeriksaan kepada pasangan yang baru menikah, ibu hamil dan pasangan yang akan menikah,” kata Bupati Fahmi

Didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Paser Amir Faisol, Fahmi mengatakan, tim pendamping keluarga sebanyak 3 orang yang melakukan survey ke desa desa.

“Tim yang diturunkan ke desa sebanyak 192, masing – masing terdiri dari 3 (tiga) orang, masing-masing terdiri dari bidan, penggerak PKK dan petugas KB,” ungkapnya.

Selain itu kata dia, juga dilakukan pemeriksaan kepada pasangan yang baru menikah, ibu hamil dan pasangan yang akan menikah, seperti pemeriksaan tinggi badan, berat badan ,lingkar lengan.

Berdasarkan data, Kabupaten Paser terdapat 20 desa /kelurahan lokasi fokus intervensi pencegahan dan penanganan stunting terintegrasi.

Desa tersebut yaitu; Desa Muara Paser, Desa Muara Komam, Desa Pasir Mayang, Kelurahan Kuaro, Kelurahan Long Kali, Desa Laburan, Desa Padang Pengrapat.

Selanjutnya, Desa Muara Adang, Desa Lori, Desa Senaken, Desa Sunge Batu, Desa Selengot, Desa Senipah, Desa Tepian Batang, Desa Muara Langon.

Untuk diketahui, Dalam acara Rakerda terdapat rangkaian acara yakni Penyerahan Penyerapan Dana Alokasi Khusus ( DAK) Sub Bidang Keluarga Berencana ( KB) dan Bantuan Operasional Keluarga Berencana Tertinggi Tahun 2022 di Kaltim.

Lalu dilanjutkan penyerahan penghargaan Sekolah Siaga Kependudukan (SKK), penyerahan Dana Pagu Anggaran DAK Fisik dan Non Fisik Sub Bidang KB dan BOKB kepada Walikota dan Bupati Se Kalimantan Timur.

Untuk Kabupaten Paser sendiri mendapat dana DAK Fisik/ Non Fisik sebesar 4.459.880.000, dana tersebut digunakan untuk pengadaan sarana dan prasarana program keluarga berencana, pengadaan sarana gudang obat, dan alat kontrasepsi, pengadaan IUD Kit dan Implan Kit.

Melalui program tersebut, salah satu upaya guna mewujudkan Paser MAS (Maju Adil dan Sejahtera). (adv)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.