Biaya Perpisahan Besar, Wali Murid Mengeluh di Medsos

503

SOROT – Darmah Djarlie, wali murid dari siswa salah satu sekolah tingkat SLTA di Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kaltim, mengeluh besarnya biaya pungutan perpisahan anaknya yang sudah menamatkan pendidikan di sekolah tersebut.

“Saya nggak usah nyebut sekolahnya anakku, disini saya cuma pengen tanya, kok besar betul biaya perpisahannya, sampai Rp 580 ribu. Uang itu katanya sudah termasuk biaya pengambilan ijazah,” kata Darmah, Senin (23/4/18).

Untuk menekan biaya tersebut kata Darmah, anaknya memilih untuk tidak ikut perpisahan, namun dari pihak sekolah ternyata nominal angka itu tetap tidak bisa berubah, dan pada akhirnya membayar Rp 580 ribu.

“Acara perpisahannya sudah, waktu itu anak tidak mau ikut perpisahan karena bertepatan mau berangkat ke Balikpapan, dan akhirnya anak nggak ikut perpisahan, tapi biaya tetap saya bayar segitu kemarin,” katanya.

Menurutnya, selain membayar Rp 580 ribu, anak juga dibebani menebus dua jenis kain di sekolah untuk pakaian seragam perpisahan, tapi ini tidak dilakukan mengingat anaknya tidak ikut perpisahan.

“Selain bayar, anak juga disuruh nebus kain, tapi karena nggak ikut jadi nggak nebus, harga permeternya Rp 40 dan 60 ribu per meter, belum upah jahitnya, kalau ditotal berapa semuanya,” keluhnya.

Besarnya biaya pungutan perpisahan itu kata Darmah juga sempat diungkapkan di media sosial (medsos) pada tanggal 21 April lalu bertepatan Hari Kartini, di dunia maya itu, Darmah dengan akun facebook Darmah Djarlie mengeluh di scroll komentar pada status postingan akun facebook Miaw-miaw Naru.

Betul.. sekolah meratakan smua dianggap mampu, pdahal bju utk perpisahan dipake cuma 1 kali. Mubajir bikin bju mhal2. Yg tdk ikut tetap harus membuat 580rb. Ksian yg tdk ada. Tapi sdh tradisi ank TK – SMA pasti tdk ketinggalan yg namanya perpisahan maka dibentuklah yg namanya komite sekolh supaya sekolah menyerahkan dg wali murid. Yg jd masalah terkadang ada wali murid yg pujungan handak berWAH… @Darmah Djarlie. (rsd)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.