Pemkab Paser Lakukan Peremajaan Sawit Seluas 6000 Hektar

232

SOROT – Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura yang juga Plt Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser Karoding mengatakan, pihaknya akan melaksanakan program replanting kelapa sawit di tahun 2020.

“Tahun ini kita ada kegiatan peremajaan sawit di Kabupaten Paser, kurang lebih target kita sekitar 6000 hektar, termasuk juga pengadaan sapi,” kata Karoding, Rabu (18/3/2020) di Tanah Grogot.

Replanting sawit 6000 hektar tersebut kata Karoding, diperuntukkan untuk kelapa sawit yang sudah berusia 25 tahun ke atas. Tujuannya untuk memaksimalkan kembali hasil produksi.

“Ini kita lakukan karena pertama, kalau sudah 25 tahun pohonnya sangat tinggi dan susah dipanen, kedua, kita juga khawatir, masyarakat kita yang swadaya ini, bibit sawitnya dulu nda jelas sehingga produksinya sangat rendah,” terangnya.

Kelapa sawit yang rencana diremajakan itu kata dia, hasil produksinya dalam satu hektar hanya berkisar dibawah 10 tom pertahun. Jumlah tersebut dinilai kurang maksimal dalam produksi.

“Kalau dibawah 10 ton pertahun perhektarkan sangat rendah, sayang kasian tenaganya kalau begitu,” ucapnya.

“Jadi kita mencoba untuk meremajakan, nda papa walaupun umur sepuluh tahun kalau mau diganti, itu dibantu pemerintah,” tambahnya.

Untuk membackup kegiatan tersebut, dibidang tanaman pangan terdapat bibit jagung dan kedelai yang bisa ditanam di lokasi replanting tersebut.

“Peremajaan itu ketika ditebang sehingga tidak ada hasilnya petani, maka dibantulah bidang tanaman pangan berupa bibit jagung bahkan kedelai,” terangnya.

“Nanti ditanam di lokasi peremajaan sawit itu, sehingga petani bisa mendapatkan hasil dari situ, sambil menunggu peremajaan itu produksi,” sambungnya.

Terkait pemohon peremajaan sawit kata dia, sampai sekarang sudah mencapai 6000, terdiri dari 25 Koperasi atau Gapoktan dan tersebar di seluruh Kabupaten Paser. (adv/kfp)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.