Polres Paser Silaturahmi dengan Warga Papua Barat, Kapolres: Polri Jamin Keamanan Warga

560

SOROT – Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra, diwakili Kasubag Humas Polres Paser IPTU Bambang Yuwono bersama Kapolsek Long Ikis AKP Tatok Tri haryanto, Kamis (5/9/19) mengunjungi warga asal Papua Barat yang berdomisili di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Kunjungan dalam rangka silaturahmi tersebut dilakukan di Desa Krayan Sentosa, Kecamatan Long Ikis, dihadiri kepala desa Fransiskus serta sejumlah warga.

Menurut Bambang, Kasubag Humas Polres Paser, kegiatan itu mampu menunjukkan pada wilayah lain bahwa warga Kabupaten Paser bersatu, tidak ada perbedaan suku, ras, agama, antargolongan dan antara masyarakat.

“Kita ingin menunjukkan kepada teman-teman di tempat lain bahwa di Paser ini bersatu, tidak ada perbedaan, kita semua warga negara hidup berdampingan, aman tenteram, dan damai,” kata Bambang.

Dalam kesempatan itu Bambang juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mempererat persatuan serta mengingatkan untuk tidak mudah terprovokasi oleh hoaks.

“Mari kita eratkan persatuan dan kesatuan di antara kita. Jangan mudah terprovokasi atau mudah terbuai berita-berita di medsos yang belum tentu benar. Saring dahulu berita yang kita terima, apakah itu benar atau mungkin hanya berita bohong atau hoaks,” terangnya.

Bambang juga menyampaikan amanat Kapolres Paser, bahwa seluruh warga Papua yang berada di Paser agar menjalankan aktifitas seperti biasa. Polri akan menjamin keamanan seluruh masyarakat Paser termasuk warga Papua yang berada di Kabupaten Paser.

Di kesempatan yang sama, Kapolsek long ikis Tatok Tri haryanto mengajak warga menjaga persatuan dan kesatuan, dukung pemerintah dan aparat penegak hukum serta bekerjasama untuk membangun kebersamaan.

“Marilah kita menjaga persatuan dan kesatuan sehingga Kabupaten Paser nyaman dan damai. NKRI Harga Mati,” ungkap kapolsek.

Sementara pada acara silaturahmi yang penuh keakraban itu, Kepala Desa Krayan Sentosa, mengapresiasi kegiatan Polres Paser yang sangat positif. Dikatakan masyarakat dari berbagai lintas suku, agama, ras, dan antargolongan menunjukkan tingginya semangat kecintaan terhadap Indonesia.

“Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak sekadar soal keamanan dan kenyamanan. Namun lebih luas lagi dapat menjadi contoh dalam menjaga sekaligus melestarikan kebhinnekaan di Kabupaten Paser,” ucap Fransiskus. (hpp/rsd)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.